M.O.S


Baru bisa posting cerita lagi nih, beberapa hari ini jaringan sinyal di tempat tinggalku lemah pooll..huhuhu 😦 . Ditambah badan yang meriang, flu dan batuk komplit deh rasanya !

Yaaaa.. Sulungku, dari Senin kemarin mengikuti kegiatan MOS di sekolah barunya. Kegiatan yang mengenalkan kepada siswa baru akan lingkungan baru, teman _ teman baru, juga peraturan – peraturan baru di sekolahnya.

Hari pertama :

Jam 05.00 WIB, aku sudah bangunin dia untuk sholat subuh dan segera bersiap – siap ke sekolah. Bolak – balik dari dapur ke kamar dia sampai empat kali baru bangun, setelah teriakan Ibunya sampai kedengaran tetangga sebelah. Sambil menyiapkan sarapan paginya, seperti biasa’kicauan pagiku’ dari A sampai Z kutujukan pada sulungku ini. Gemas dengan sifatnya yang menurutku terlalu lemah gemulai.
Selesai sarapan, langsung bersiap berangkat karena teman – temanya udah pada manggil – manggil : “mbak Lia…mbak Lia…
Memakai topi MOS dari kertas warna – warni yang di hiasi tiga buah balon dan tas MOS yang terbuat dari karung beras , dengan berlari – lari kecil, segera menghampiri teman – temanya, belum jalan lima menit, balon di topinya lepas….topi merah seragam SDnya  ketinggalan pula 😦     #..Mbak lia..Mbak Lia!!! MOS nya bukan Masa Orientasi Siswa tapi Masih Ogah – Ogahan ke Sekolah nih!!

Mbak Lia bersahabat dengan Mbak Leli dari SD hingga kini pun bersekolah di SMP yang sama. Selamat yaa…

Hari kedua :

Kali ini bangun lebih pagi dari Ibunya, senang aku ngeliatnya, semangat dan mandiri hari ini. Tapi O la..la’ ternyata tali tas MOSnya putus, topi MOSnya balonnya juga udah entah kemana, alhasil Ibunya gak jadi masak pagi  tapi sibuk jahit tali tas, Bapaknya sibuk niup balon 🙂

Tas MOS yang terbuat dari karung beras raskin

Topi MOS yang terbuat dari kertas dan dihias dengan 3 buah balon

Hari ketiga :

Hari terakhir MOS dari pagi mulus tanpa kendala berarti, semangat dan mandiri, berangkat dengan riang gembira bersama teman – temanya, Ibunya ikut lega karena gak ikut repot ke sana kemari seperti dua hari kemarin, bisa menyiapkan menu  makan siang nanti.
MOS oh MOS membuat kami juga ikut sibuk mempersiapkanya, mudah – mudahan dengan semua ini menjadikanya berguna buat anak – anak di masa datang. ^_^

Iklan

4 pemikiran pada “M.O.S

  1. lihat foto mbak Lia dan temennya jadi inget murid murid dulu mbak, cantik cantik

    itu tas dari karung berasnya cantik juga ya

    • Mbak Ely, pasti jadi terkenang dg murid – muridnya di tanah air yaa…mudah2 an mereka jadi orang sukses semua ya Mbak. 🙂

      Hihihi..tasnya cuma berumur sehari Mbak,..baru dipakai putus talinya….karena MOSnya. dari jam 7 sampe jam 2 siang, makanya aku bekali nasi buat makan siang plus air minum…, keberatan beban kali yaa hehe

  2. saya paling gak suka MOS yang seperti itu. Dulu saat saya SMP hanya di beri penyeluruhan dan memperkenalkan lingkungan sekolah. Tidak, harus bikin repot seperti itu. Moga ke depannya MOS seperti itu di tiadakan. AMIN.

    • Trims kunjunganya yaa… 🙂

      Iya betul, dulu semasa SMP aku juga ga mengalami seperti itu.

      Harapanku juga sama, mudah2an MOS seperti itu, di ganti yang lebih bermanfaat..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s