TE.HA.ER !!!


Whedeewwww….baca judulnya aja udah bikin hati mendadak penuh bunga yaa..alias hepi gitu..:). Memasuki minggu terakhir di bulan Ramadhan,  H-7 bisa di pastikan seluruh karyawan atau pegawai menunggu dengan dag dig dug, berapa ya isi amplop THR alias Tunjangan Hari Raya tahun ini? 1x gaji?2x gaji atau 3x gaji…ambooii sedapnya..!!Terbayang di pelupuk mata beli ini, beli itu, bla…bla…bla…Tapi eits, tunggu dulu ! Kalo kita ga bijaksana menggunakan THR ini malah bisa kacau karena mendahulukan emosi daripada kebutuhan.

Ada beberapa pos yang mungkin bisa kita prioritaskan agar penggunaan uang THR bisa optimal dan Insya Allah berkah. Amin. Pos – pos yang bisa di prioritaskan  misalnya :

1. Pengeluaran untuk ZAKAT, sisihkan dulu untuk zakat yang wajib misalnya zakat fitrah, syukur – syukur bisa untuk zakat maal.

2. Di rumah pasti kita punya seseorang yang membantu kita untuk urusan rumah tangga  atau seseorang yang menjaga buah hati kita, mereka juga punya hak THR seperti kita, sisihkan pula untuk mereka.

3. Bila punya acara pulang kampung, dana untuk pulang kampung yang lumayan besar bisa di antisipasi dengan persiapan yang matang, selain bisa pesan tiket jauh – jauh hari, juga bisa nebeng satu mobil dengan saudara hihihi…ga papa ini kan demi pengiritan, tapi tetep kudu ngerti juga sama yang punya mobil lho. 🙂 # Alhamdulillah sekarang aku ga punya acara ‘pulang kampung lagi’ 🙂

4.Membeli pakaian baru buat diri sendiri, tidaklah penting yaa…paling kalau buat anak – anak itupun perlu hemat dan cermat dalam membelinya, kalau perlu anak diberi pengertian bahwa hari raya tidak identik dengan baju baru. Baju lama yang masih bagus pun masih bisa dipakai berlebaran bukan?

5.Hari raya memang selalu membuat kita pengin makan yang enak – enak ya, setelah sebulan berpuasa..ah ini sih balas dendam namanya hehehe…Apa salahnya kalau kita membuat kue – kue itu sendiri, menu lebaranpun dibuat sendiri sambil mempraktekan resep – resep yang selama ini cuma numpuk di laci meja dapur. Selain hemat kitapun jadi lebih pinter kan ? Belum lagi nanti kalau di puji sama anak – anak dan suami ..wahh..tak ternilai deh rasanya.

6. Piranti makan, ataupun piranti untuk suguhan para tamu tak perlu beli baru, dengan sedikit kreatif kita bisa di daur ulang, atau make over stoples misalnya.  Tidak baru tapi dengan tampilan baru, Bangga lho kalau  bisa memamerkan hasil karya kita, meski alesanya untuk hemat tapi kan positif hehehe.

7. Rumah dan seisinya tidak perlu di ada – adakan, cukup bersih dan tertata rapi cukuplah untuk menyambut tamu di hari lebaran nanti.

8. O, ya kalau yang punya keponakan banyak, perlu juga disiapkan amplop buat tamu kecil kita nanti. Entah isinya berapa, tapi bagi mereka suatu kebahagiaan sendiri lho…soalnya aku dulu juga begitu bila lebaran tiba pasti saku baju penuh amplop kecil, dulu kami menyebutnya fitrah kecil.

Wah, ternyata banyak ya, pos – pos yang harus kita prioritaskan, kalau misalnya kita sudah tahu, bila pengeluaran lebaran kita melampaui besarnya THR, alangkah baiknya kaau kita juga menabung khusus untuk keperluan ini. Pokoknya jangan sampai untuk keperluan ini kita berhutang. Lebaran sudah usai tapi kita masih harus memikirkan cicilanya. Duuhh !!!

Kalau membaca teorinya kelihatanya mudah, tapi kadang prakteknya ??? Suliiitttt pemirsa, tapi mudah – mudahan lebaran tahun ini bisa dicoba yaa… ^_^

suatu pagi di ladang sebelah rumahku

 

Iklan

4 pemikiran pada “TE.HA.ER !!!

  1. tipsnya yg 8 itu oke juga mbak, tapi emang biasanya teori mudha tapi prakteknya aduuhhh …. moga aja bisa dipraktekkin tahun ini ya mbak 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s