AKU MERINDUMU, AMAT SANGAT !


Diujung kemarau panjang

yang gersang dan menyakitkan

Kau datang membawa

Berjuta kesejukan…

Yaps ! Syair di atas adalah penggalan syair lagu September Ceria milik Vina Panduwinata, yang terkesan hepi dan ceria, aku suka banget dengan lagu ini dari jaman SMP dulu hingga kini punya anak yang juga sudah SMP.

Trus, apa hubunganya antara lagu itu dengan postingan ini ? Bulan September selalu identik dengan kemarau panjang gak dulu, gak sekarang. Sedihnya di musim kemarau seperti ini, bisa dipastikan juga kekeringan di mana – mana , kebakaran melanda di beberapa tempat.  Di daerah tempat tinggalkupun tak luput dari kekeringan air, akibatnya…hiks! sedih harus irit air. Padahal kami menggunakan air dari PAM ( Perusahaan Air Minum ), tetapi tetap saja air itu ‘icrit – icrit keluarnya . # Halooo.. gimana nih, PAM ku sayang…?

di musim kemarau panjang seperti ini, jangan harap bunga ini ada, tumbuh dan mekarnya selama musim hujan

Belum lagi tanaman di pekarangan rumah  kami yang terlihat kering kerontang, minta segera disuplai air secepatnya . Meski dekat sungai, tapi aliran airnya juga sangat kecil, itupun untuk keperluan orang sekampung.

Beberapa hari kemarin sudah terlihat mendung di langit, tapi kok kayaknya hujan itu masih enggan turun ya. Padahal kami semua amat sangat merindukanmu. Kami ingin segera menikmati indahnya rinaimu, indahnya bunga – bunga bermekaran di pagi hari, hijaunya daun – daun di pekarangan rumah kami.

meski kemarau bunga semut – semutan ini tetap mekar dengan cantiknya

Sekali lagi, aku merindumu amat sangat !!! Segeralah datang jangan cuma mendung yang tersirat.

Iklan

19 pemikiran pada “AKU MERINDUMU, AMAT SANGAT !

  1. di tempat saya, (Pemalang, Jawa Tengah), tu deket banget sama kebun teh mba. Mungkin sekitar 20 km an udah mulai gerbang pendakian Gunung Slamet di Purbalingga. Hawanya sejuk, apalagi kalau musim kemarau awal. Mantep.
    Melepas penat aja deh kalau pulang. 😀

    • Aku juga belum tau nama bunga. itu Mbak, pokoknya adanya kalo musim hujan, umbi yg tertanam di dalam tanah tumbuh tunas2 baru, akhirnya muncul daun baru dan kuncup2 bunga. orange itu, seperti tumbuhan perdu tumbuh berderet di halaman rumah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s