MENU KESUKAAN


Dalam hal makan selera orang pasti berbeda – beda, lha wong yang orang satu rumah aja beda – beda selera kok, maklum lain lidah memang lain ilernya kali ya…. Contohnya selera aku sama suami beda, lain lagi sama Mbak dan Adek, apalagi simbah buyut…waduh seleranya jauh banget bedanya.

Lhah ini yang bikin repot  ‘seksi percentongan dan perpancian’ #baca aku 😦 Selain repot masak satu – satu sesuai selera sering juga bingung menu.
Padahal menu satu minggu yang ada dicontohkan di suatu tabloid kadang – kadang aku tuker – tuker biar agak variasi dan keliatan kreatip, tapi tetep aja jatuhnya yang di makan menu yang itu – itu aja .

 

Kadang – kadang saking bingungnya malah gak masak sekalian, udah bikin telur ceplok aja, atau sedia telur asin, meski nanti sesampai di kantor bisa merasa bersalah seharian sama anak – anak dan suami, karena di pagi harinya ‘mutung’ gak masak hehehe.

Kabar baiknya Bapaknya  dengan senang hati pulang kerja mampir ke rumah makan Padang, buat beli sayur komplit lauk pauk, jadi meski kutinggal seharian anak – anak tetep terjaga menu makan siangya.

Memenuhi empat selera dalam satu masakan memang susah ya, tapi bagaimanapun sebagai seksi percentongan dan perpancian, harus bisa membuat orang satu rumah tetep berselera makan, sehat dan sejahtera .

 

Pernahkah punya pengalaman sepertiku, Kawan ? Harus bisa memenuhi bermacam selera dalam satu rumah.

 

Iklan

11 pemikiran pada “MENU KESUKAAN

    • Seneng ya Mbak, kalo serumah manut 🙂

      Aku sih, seringnya memenuhi selera anak2 Mbak, karena mereka dalam masa pertumbuhan dan tentu lebih penting dari yang lainya..hihihi… #ditabokBapakneh !

      Pindang yang disambelin emang pedes banget, tapi menu ini serumah sukaaa semua 🙂

  1. Punyaaaa…
    Anak pertama, dan nomer dua doyannya masakan Bule (jerman, itali dll) anak nomer 3 sukanya nasi plus ayam, mau diapain jg terserah, yg penting ayaam, anak nomer 4 suka ikan ala IKEA (Salmon plus kentang)
    Suami hrs menu indonesia, meskipun sudah cukup puas sama dadar telur sajah hehe
    Jd yaaa kalau emak kumat malasnya tinggal ceplook sama dadar telor. Malam mah mereka makan roti, saya dan suami mah ya nasi pastinyaaa 😀

    • Ahaaaa…ada yang sama rupanya 🙂 #dapettemen!

      Waddeeewww Nengwie lebih rempong juga yaaa…apalagi di tambah dengan menu bule juga, tapi hikmahnya pasti Ibu yang satu ini pasti pinter masak…ayuhhhh posting masakanya..tak tunggu lhooohh !

      Sama lagi kalo kumat malesnya cuma ceplok telor ajah……# toss !! sama2 dilemparpanci 😦

      • Resep masakan? waaah mbak Lies, saya mah resepnya semua bahannya tanpa takaran…pakai perasaan, jd masa nanti nulis resep begini :
        – Bawang merah…suka-suka
        – Ketumbar : secukupnya, sesukanya…hehehe

        Sini mbak LIes, kasih saya saja Pancinya, jangan dilempar 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s