TAYANGAN TELEVISI DULU DAN KINI


Mengarahkan anak – anak untuk tidak menonton tayangan televisi yang kurang pas terkadang seperti makan buah simalakama. Mungkin saat Bapak dan Ibunya di rumah bisa langsung mendampingi mereka, dan merekapun menurut,tetapi pada saat kami harus bekerja di luar rumah siapa yang tahu bukan ?. Secara stasiun televisi itu banyak nian dengan begitu banyaknya pilihan acara pula.

Sangat jauh berbeda dengan masa kecil saya dahulu, di mana tayangan telivisi mungkin seluruh anak – anak di Indonesia bisa seragam menontonya karena hanya punya satu televisi yaitu TVRI ataupun kalau mau yang agak lain ya, menyetel program Televisi Siaran Regional / Daerah.Film boneka si Unyil, serial  Aku Cinta Indonesia, Serumpun Bambu, Jendela Rumah Kita, Keluarga Cemara, atau film keluarga pada masa sebelumnya seperti  Little House on the Prairre termasuk tayangan yang ngetop pada jamanya, dan anak – anak dari Sabang sampae Merauke pun sama hapalnya dengan jalan cerita serial di atas.

Berita – berita yang di siarkan pun semua sama alias seragam dan isinya selalu menentramkan, gak ada berita tawuran, gak ada berita korupsi apalagi sampe ada pejabat yang sumpah – sumpah berani di gantung di pohon taoge jika terbukti dia korupsi…wah bisa kualat bin celaka 12 kalo ada yang berani sesumbar kayak gitu. Dan lebih menentramkan lagi bila Laporan Khusus dari para Menteri selalu saja laporanya cukup sandang pangan, bahkan berlimpah, wiih bikin seluruh rakyat Indonesia tersenyum lega.

Mesk ipun  pada  akhirnya..yah beginilah nasib bangsa kita, tapi tak mengapa, bukan pasrah keadaan tapi, toh setiap masa mempunyai sejarah sendiri -sendiri di jaman penjajahan rakyat Indonesia juga pernah susah, berjuang dengan susah payah merebut kemerdekaan, susah makan, susah bekerja, dan susah – susah yang lainya,di  jaman merdeka susahnya lain lagi, dan di jaman kini di era reformasi juga tak kalah susahnya,  jalani saja dengan niat, pikiran dan itikad yang baik, bukankah hidup itu adalah perjuangan

Gak usahlah menyalahkan keadaan apalagi menyalahkan para pemimpin bangsa, karena pemimpin bangsa  meski bukan rocker , beliau – beliau ini juga manusia , tempat segala salah, khilaf dan segala  ketidaksempurnaan, karena kesempurnaan itu hanya milik Allah semata. Betul ?

Halah kok jadi ngomong yang gak jelas gini seh, kembali ke tayangan televisi tadi, yang antara jaman dulu sama sekarang jauh beda, cuma mau membandingkan saja kalau dulu liat tayangan televisi itu bikin seneng dan menentramkan, sandang pangan murah, para petani juga sumringah. Coba bandingkan dengan tayangan televisi di jaman sekarang, yang bagus banyak tapi yang kurang beradab juga jauh lebih banyak, bukan hanya  jadi berita, tapi malah jadi contoh untuk ditiru, harapanya yang positif yang ditiru lha kalau malah kebalikanya ? 😦

Beruntung si Adek paling suka menonton tayangan serial  Upin Ipin salah satu tayangan yang kuanggap lebih mendidik ketimbang lainya. Yang lebih menyenangkan lagi ketika si Ipin Upin sangat menyukai ayam goreng, tentu saja si kecilku jadi ikut – ikutan lahap jika makan lauk ayam goreng. Karena sebelum – sebelumnya ayam goreng buatan Ibunya dicuekin. 😦

Atau Sulungku,yang  juga gak begitu suka dengan tayangan televisi, dia lebih suka membaca buku yang dipinjam dari perpustakaan sekolah, daripada menonton sinetron yang sebagian besar ceritanya  anak sekolah bau kencur yang rebutan cowok melulu, dengan gaya bibir kalo ngomong   di buat mencong – mencong gitu,  bisa berabe kan kalo Mbak Lia yang manis itu, seneng ngikutin sinetron dan ikut – ikutan gaya bibir mencong – mencong dan masih sekolah yang diributin cowok melulu. Enggak banget deh !

Sulungku ( tengah), bersama kawan2nya bergaya ceribel

Eh tapi ada juga ding yang bikin kami juga bingung dan geli dengan tayangan film kartun kesukaan Adek , saat masih gres – gres nya film Sondesip, gak pagi, gak siang,gak  malem Bapak Ibunya ditodong suruh beliin embek. Wah kalo mintaya yang ini jangan dulu deh Dek, gak ada yang ngurusin embek soalnya. 🙂

Iklan

19 pemikiran pada “TAYANGAN TELEVISI DULU DAN KINI

  1. Kemarin gelagepan juga ditanya keponakan yang masih TK.. Pas di tivi lagi banyak berita soal tkw yg diperkosa di malaysia. Bingung jelasin ke anak umur segitu..

  2. masih gak habis pikir serial shoun the sheep/timmy time yang cuman ngomong ah ae u’ u’ , takutnya memperlambat anak yang lagi belajar bicara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s