Menghadapi anak demam


Jagoan kecilku mendadak panas tinggi dari kemarin, mungkin udah biasa ya bagi yang sudah jadi Ibu menghadapi anak panas tinggi dan demam.

Tapi kali ini entah kenapa aku kok cemasnya agak berlebihan. Ditambah dengan igauan – igauan yang gak karuan, tambah paniklah aku, meski sebenarnya aku paham betul, apa yang mesti aku lakukan dalam menghadapi anak demam begini.

Apalagi baru beberapa minggu lalu, saling berbagi pengalaman mengatasi hal ini bersama para Ibu anggota PKK di lingkungan tempat tinggalku, eh sekarang malah ngalami sendiri.

Menghadapi anak panas tinggi dan deman, sebaiknya seperti di bawah ini ;

1. Jangan panik, tapi kok ya tetep aja aku panik yaa…dasar ya kalo emak – emak itu lebay perasaan cemasnya, mikirnya udah jauuuhhh banget !

2. Pertolongan pertama kompres menggunakan air anget, di ketiak kanan atau kiri, bukan di dahi, karena kompres di dahi hanya memberikan rasa nyaman, tetapi tidak menurunkan suhu panas dalam tubuh.

3. Beri minum, agar si anak tidak mengalami dehidrasi.

4. Beri obat penurun panas yang mengandung paracetamol, dengan dosis yang sesuai.

5. Bila panas belum turun juga, baru di bawa ke dokter.

O, ya ada tambahan   resep  tradisional yang diajarkan oleh  Mamakku, dan  juga pengasuh si kecilku ini, yaitu dengan cara sekujur tubuh si anak di olesi campuran  parutan bawang merah dan minyak kelapa, di beri garam sedikit, memang gak ada bukti medis kenapa bisa menurunkan panas, tapi cara tersebut cukup ampuh juga menurunkan panas pada anak lho..

Lega deh, Adek bisa bobo setelah panas badanya turun

Lega deh, Adek bisa bobo setelah panas badanya turun

Adakah saran lain, selain cara – cara di atas, share ke aku ya…siapa tau juga bermanfaat bagi teman – teman blogger yang lainya juga. 🙂

 

Iklan

15 pemikiran pada “Menghadapi anak demam

  1. Kalau saya ?
    mmm … saya mencoba sedapat mungkin untuk menyalurkan panas tersebut ke Badan saya …
    entah dengan cara meng usap-usap punggungnya …
    atau sekalian dipeluk … tempelkan badan saya ke badannya …

    dulu waktu anak-anak saya kecil … saya melakukan hal-hal tersebut

    and I works …

    Salam saya Bu Lies

    • O, iya Om bener, karena panas yang ada di dalam diri anak bisa terbagi dengan kita ya ? ini saran yang cespleng banget, makasih banyak Om…segera aku lakukan sekarang..

      Salam juga buat Om sekeluarga

  2. Kalau anakku sakit, saya dan istri gantian menunggui nya dalam 24 jam. Maksud kami adalah jika sewaktu waktu ia bangun, ada salah satu orang tua di sampingnya yang menunggui. Semoga semangatnya untuk untuk sembuh tetap membara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s