AKUPUN KLIK DENGAN BATIK


Sahabat blogger, apa yang terbayang di benakmu ketika mendengar ataupun membaca kata batik ? Kalau aku yang terbayang adalah hari Jumat, kenapa ? Iya kalau di kota tempat tinggalku hari Jumat adalah hari di mana sebagian besar Pegawai Pemerintah maupun non Pemerintah mengenakan seragam batik ! Keren bukan ? Keren bangetlah ! Di pagi nan segar dan penuh semangat kerja  itu kota kecilku ‘ berbatik ‘ karenanya. Gak cuma para pegawai yang berbatik , murid – murid sekolahpun ada yang berseragam batik di hari lain. Ibaratnya tiada hari, tanpa batik.

Dulu waktu aku kecil, jika mendengar kata batik, yang terbayang di benaku adalah kain Nenekku, yaitu  kain batik yang di pakai sehari – hari sebagai bawahan yang dililitkan  ke badan dari pinggang sampai mata kaki, atau kalau di daerah Jawa menyebutnya dengan  ‘jarikan’ ,kemudian atasanya memakai baju kebaya, atau yang terbayang adalah kain batik yang selalu di pakai Mamakku, ketika  Beliau menghadiri sebuah undangan pernikahan, dengan cara memakai  yang sama dengan Nenekku, kemudian rambutnya disanggul besar dan memakai  konde, anggun sekali.

Lain dulu, lain sekarang, di mana dengan perkembangan jaman yang semakin modern seperti ini, rasanya batik itu ada di mana – mana di sekitar kita, segala pernak – pernik rumahpun penuh dengan hiasan batik ini, dari taplak meja, sarung bantal, sprei, tas, gorden jendela, aksesoris, hiasan rumah dan lain sebagainya. Seolah batik itu sudah ‘ membumi batikkan’  Indonesia, di tambah lagi sejak tanggal 2 Oktober 2009 ada sebuah penetapan  bergengsi dari Badan Dunia yaitu UNESCO yang menetapkan bahwa Batik Indonesia itu adalah Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non Bendawi ( Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Human ). Weiiissss keren sekali !. Makanya kalau ada yang mengklaim bahwa Batik budaya yang adi luhung itu adalah kebudayaan dari negeri lain, selayaknyalah kita bela sampai titik darah penghabisan. Setuju ? Pasti !

Tapi sebenarnya apa sih batik itu ? Ada beberapa literatur yang menyebutkan  bahwa batik itu adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian, dengan teknik pewarnaan kain dengan menggunakan lilin batik, atau di sebut dengan malam. Atau kalau orang Jawa menyebut membuat batik itu dengan kata ‘ mbatik ‘ yaitu gabungan dua kata amba dan tik yang bermakna membuat atau menulis titik menjadi sebuah gambar, dengan menggunakan sebuah alat untuk membatik yang di sebut dengan canting. Corak yang tergambar dalam kain batikpun mempunyai  banyak makna filosofi hidup. Itulah mengapa kain batik itu terasa ekslusif dalam corak maupun dalam warna, meski dalam perkembanganya sekarang, telah begitu banyak corak dan warna batik yang sangat fleksibel mengikuti perkembangan model busana  masa kini.

Batik ada beberapa jenis menurut teknik pembuatanya yaitu :

  • Batik tulis, yaitu pembuatanya langsung menghias kain dengan corak batik menggunakan canting dan malam, batik tulis ini paling mahal harganya, karena selain pembuatanya membutuhkan waktu yang relatif lama, juga dibutuhkan keahlian, keuletan, dan kesabaran dari pembuatnya.

mencanting batik

Gb : teknik batik tulis

  • Batik cap, yaitu pembuatanya menggunakan cap yang biasanya alat cap ini terbuat dari tembaga yang dibuat sedemikian rupa bentuk corak batik yang telah ada maupun bentuk corak baru. Pembuatanyapun  lebih efisien waktu.

mencap batik

Gb : teknik batik cap

  • Batik print, yaitu batik sablon dengan cara penyablonan ( malam yang di sablon )
  • Batik lukis, yaitu melukis langsung di atas kain.

Sebenarnya batik itu berasal dari mana sih ? Batik memang umumnya di ketahui berasal  dari daerah Jawa, atau khususnya daerah Jawa Tengah karena mungkin  tradisi penggunaan kain batik ini lebih sering digunakan oleh para bangsawan Jawa pada jaman dahulu kala, baik dipergunakan dalam sebuah acara adat ataupun untuk pakaian sehari – hari, sehingga seolah – olah bahwa batik itu berasal hanya dari Jawa. Padahal tradisi batik ini sejak lama sudah  tersebar di seluruh penjuru tanah air tercinta. Maka sering kita dengar atau baca bahwa batik ada beberapa macam menurut daerah asalnya misalnya, Batik Bali, Batik Minangkabau, Batik Aceh, Batik Madura dan lain sebagainya.  Untuk jenis batik dari pulau Jawa  yang terkenal seperti , Batik Solo, Batik Jogjakarta, Batik Pekalongan dan Batik Cirebon. Dan tentu masih banyak lagi jenis dan ragam batik  dari daerah – daerah lain yang tersebar di pulau Jawa yang  mempunyai corak batik dengan ciri khas   daerah masing – masing yang tak kalah indah.

Secara pribadi sebenarnya aku ingin sekali belajar batik, dari kecil aku tertarik dengan batik ini, meski belum tahu apa  sebenarnya batik itu. Ketertarikanku ini berawal dari rasa penasaranku akan bau yang sangat khas dan tajam menusuk hidung bila melewati rumah besar dan berpagar tembok tinggi ,di sebuah kampung di belakang pasar kota kecilku. Aku kecil sering di ajak Neneku untuk menemani Beliau kulakan  bahan dagangan berupa makanan oleh – oleh khas daerah, di sekitar kampung itu, kebetulan Nenekku seorang pedagang makanan oleh – oleh di pasar tersebut.  Dan setelah aku agak besar baru ku ketahui, bahwa ternyata di rumah besar berpagar tembok tinggi itu, adalah pabrik  batik, dan bau yang sangat khas dan tajam itu berasal dari malam yang digunakan untuk membatik.  Dari situlah awal ketertarikanku  akan  batik, dan ingin sekali mempelajarinya, cuma sayangnya sampai saat ini belum terwujud keinginanku ini. Selain kotaku jauh dari sentra batik,  juga  masih terkendala oleh waktu dan kesibukanku sebagai Ibu yang masih mempunyai anak kecil, jadi keinginan tersebut cukup di simpan rapi dalam hati. Harapanku semoga suatu saat nanti keinginanku ini bisa terwujud. Amin.

belajar batik

Meski kini aku hanya bisa jadi pemakai, penikmat, dan pengagum  batik, tapi cukuplah membahagianku dan membanggakanku, mungkin sahabat blogger lain pun merasakan hal yang sama bukan ? Sekarang batik adalah pilihan utama dalam berbusana, entah acara formal ataupun non formal, bangsawan atau rakyat jelata, pejabat atau masyarakat biasa, batik is the best choice, batik memasuki masa jaya. Seiring dengan euphoria batik, menjamurnya toko batik dan butik batik yang tersebar di seluruh penjuru negeri memudahkan kita semua untuk mendapatkan busana batik atau apapun yang bernuansa batik, tinggal memilih sesuai selera dan kantong kita, maka keinginan berbusana batikpun dalam sekejap langsung terwujud.

Toko BATIK Sumber : indonetwork.co.id

Toko BATIK
Sumber : indonetwork.co.id

Batik Kebumen, koleksi saya

Batik Kebumen, koleksi saya

Tiga warna dan tiga motif dalam 1 kain, unik !

Tiga warna dan tiga motif dalam 1 kain, unik!!!!

Batik Pekalongan koleksi saya, yang selalu di dominasi warna cerah dengan motif bunga/buket, pengaruh dari Eropa.

Batik Pekalongan koleksi saya, yang selalu di dominasi warna cerah dengan motif bunga/buket, pengaruh dari Eropa.

Paling kiri : motif sidomukti, filosofinya agar hidup jadi mukti/enak

Paling kiri : motif sidomukti, filosofinya agar hidup jadi mukti/enak

Di jaman serba ‘klik’,  belanja batikpun cukup dengan sekali ‘klik’ dalam hitungan detik sehelai batik cantik itupun langsung menjadi milik kita. Yap ! Dengan meningkatnya kehidupan yang serba moderen, jaringan internet yang semakin mudah, maka  trend  yang semua serba online berkembang bak cendawan di musim penghujan. Maka batikpun turut beronline ria. Batik online adalah sebuah jawaban untuk sebuah kepraktisan dalam berbelanja batik, baik dari skala kecil maupun skala besar. Kita semua di mudahkan dengan toko batik online yang melimpah di ruang internet kita, tak perlu lagi harus bepergian jauh untuk berbelanja batik, pilihanyapun semakin beragam tanpa perlu repot kesana kemari, tinggal duduk manis di depan perangkat komputer browsing sana, browsing sini, pilih sana, pilih sini jika tertarik langsung ‘klik’ ,masuk keranjang, transfer uang pembayaranpun  tanpa beranjak dari tempat duduk, beres deh ! Tanpa menunggu lama, maka pesanan batikpun datang, sesuai apa yang kita inginkan. Cantik berbatik  dalam sekali klik.

Sumber referensi tulisan dan gambar  :

http://www.berbatik.com

id.wikipedia.org/wiki/Batik

http://www.wisata-batik.com

Foto koleksi pribadi

Iklan

25 pemikiran pada “AKUPUN KLIK DENGAN BATIK

  1. wah ini sih cari backlink tapi membabi buta
    opo malah ga dibenci robot google kalo gini carane..?

    sekarang lumayan lah. batik mulai pada mau pake walau sedikit dipaksa. cuma sayangnya masih banyak pemahaman yang menganggap batik itu coraknya, bukan tekniknya. mau itu sablonan kalo coraknya begitu dikatakan batik
    biar batik lestari harusnya yang dibeli tuh batik tulis atau cap produksi lokal. lha saiki yang laris manis malah batik impor pabrikan china yang memang murah meriah. sementara perajin batik di kauman penjualannya ga terlalu siginifikan.
    tapi ga nyalahin ding. abisnya batik tulis mahal
    heheh…

  2. Di Batam malah diserbu batik-batik buatan China. Masyarakat generasi baru gak peduli soal citarasa yg penting pake batik agar dibilang bagian dari nasionalisme, padahal yg dibeli adalah produk China yang jauh lebih murah (daripada batik tulis). Piye iki?

    • Bener banget Izz, sekarang batik makin trendi dan bisa masuk ke dalam semua golongan usia, dan segala perlengkapan rumah tangga…

      Suka batik juga ya Izz ? Ayo ke Jogja borong batik. 🙂

    • Motif batik dari manapun daerahnya memang cantik2 ya Mbak…

      Karena mungkin tinggal di Jateng ya Mbak, jadi motif batiklah yg paling banyak di koleksi , karena memang adanya cuma batik contone daster yg dipake sehari – hari .. 🙂

  3. Batik sekarang memang makin disukai yah… Tapi aku sendiri karena di kantor tiap hari Jumat harus berbatik, jadinya jarang pake batik untuk keperluan lain selain ke kantor. Soalnya kalo jalan2 trus pake batik misalnya, jadi ngerasa kayak mo ke kantor, hehe…

  4. Saya paling suka membatik dengan motif sidomukti. Bikinnya cepat, motifnya konstan, jadi kerjaannya bisa cepat selesai dan cepet terima bayaran 🙂

  5. Ping balik: CANTIK DENGAN AURA BATIK | Lieshadie's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s