#PostcardFiction : Kesetiaan


“ Eh, lho Dik Ranti, apa kabarnya ?  “ sebuah suara membuyarkan kejenuhanku menunggu antrian di loket khusus Pensiun.

“ Alhamdulillah, kita dipertemukan lagi disini maafkan semua yang telah terjadi, aku tak tahu harus bercerita dari mana, yang jelas ini keajaibanNya, kita diberkahi umur panjang dan di beri kesempatan untuk bertemu kembali “.

Tak salahkah pendengaranku yang sudah berkurang ini ? Ya Allah, laki – laki di depanku ini Mas Haryo, suara wibawanya masih terdengar merdu seperti berpuluh – puluh tahun lalu, saat mengucapkan janji indah di bawah pohon angsana di sudut jalan desa. Sejak itu pula tak pernah lagi kudengar kabar beritanya, karena negara menugaskanya jauh ke negeri seberang, entah untuk berapa lama.

“  Nek, Nenek senyum – senyum dari tadi, ada apa nih ?”  Galih cucuku tiba – tiba berada di depanku.

“ Dari sini  kita langsung ke makam Kakek, kan Nek ?”

“ Ini bunga mawar pesanan Nenek buat Kakek , aih romantisnya Nenekku ini !” canda Galih seraya menstater mobilnya.

*******************************

kartupos1

Note : Flash Fiction ini di ikut sertakan dalam Event Kampung Fiksi :  Event Baru #PostcardFiction Edisi Valentine

Iklan

14 pemikiran pada “#PostcardFiction : Kesetiaan

  1. salah satu unsur intrinsik cerpen itu alur. dan menariknya suatu cerpen itu ketepatan memilih konflik. nah mbak lis bisa memilih konflik batin tokoh untuk menyampaikan ide cerita,”kesetiaan”. sebenarnya haryo yg dipilih mbak lis sudah pas untuk memunculkan konflik
    he he namun antar tokoh nenek dg cinta lamanya belum terlibat konflik. cobalah mbak lis berimajinasi kira kira apa sih yang bisa membuat kesetiaan si nenek limbung? dan bunga mawar pesanan nenek sebagai penyelesaian masalah dr konflik batin nenek

    • Ahhhhh…makasih banget Mbak Miiiinnnnn…iya betul…kelimbungan di situ cuma tersamar dg ingatnya akan kenangan lama…kurang ‘nancep’ ya Mbak…

      # musti semedi neh di gunung nih nyari pangsit plus mie ayam hihihihhi

      Yang berikutnya juga Mbak, kritikanya di tunggu yaa
      Mbak ikutan po’o..eventi di kampung fiksi ini ato ikutan di BeraniCerita.com…seru seruan aja Mbak…:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s