CINTA PERTAMA


Ketika esok aku tak mampu menggenggam tanganmu, Ketahuilah ada hal yang paling indah dalam hidup ini. Ketika kau hadir sebagai….Cinta Pertamaku !

DSCN0552Tiba – tiba hatiku merasa teramat sepi. Sunyi. “Aku tidak akan bisa membahagiakanmu, Harni. Aku bukan siapa – siapa. Aku hanya memiliki cinta untukmu. Tidak yang lain”. Masih tergiang suara Erwin ketika mengucapkan kata – kata itu.

” Butakah aku di matanya ? Semua orang di kampus, termasuk aku tahu, bahwa kau datang ke kampus dengan mobil mewahmu”. protes Harni di dalam hatinya ketika itu. Tapi ia tetap tersenyum. Ditatapnya dalam mata Erwin. Mata itu begitu tajam menusuk jantungnya, menggelepar dibuatnya dengan rasa panas yang sangat nikmat. ” Laki – laki ini mencintai aku dengan tulus”, bisik Harni dalam hati.

Sahabat blogger coba tebak, penggalan kalimat di atas ditulis oleh seseorang dalam rentang usia berapa ? Belasan ? Salah ! Duapuluhan ? Salah lagi ! Tigapuluhan ? Salah juga ! Nyerah ? Mau tahu ? Petikan kalimat di atas aku ambil dari Buku Cinta Pertama Jilid 1 yang merupakan hasil dari lomba perdana yang di adakan Penerbit Sahabat Kata.

Dan kalimat di atas di tulis oleh seseorang yang tak lagi di sebut muda dalam usia, tapi semangatnya tetap muda membara, siapakah gerangan dia ? Yups, kalimat di atas adalah tulisan dari Bunda Yati Rachmat, beliau telah berusia 74 tahun ! Woowww ! Disaat mungkin orang lain dalam usia yang sama terpekur di dalam rumah menunggu usia senjanya, tapi tidak bagi Bunda Yati, Beliau tetap gaya, berkarya dan bermanfaat.

Dengan gaya bahasa yang masa kini dan ringan, tak akan pernah mengira Beliau adalah seseorang yang telah mempunyai banyak cucu. Sosok enerjik yang semakin kukenal melalui sebuah Komunitas, membuatku semakin kagum dan salut dengan Beliau, ketika  ternyata beliau telah berkarya dengan beberapa Buku Antologi yang salah satunya Buku Cinta Pertama Jilid 1 ini.

Membaca buku ini seperti berbalik ke lorong waktu beberapa puluh tahun lalu,  banyak kisah lucu, haru, tragis, bahagia dan tak terduga di buku ini. Cukup ringan sebagai selingan yang menyegarkan  di hari – hari yang melelahkan kita. Cocok juga sebagai bacaan untuk menemani minum teh di sore hari. Dari 30 cerita  dari Pemenang Pilihan Lomba Cerpen ini,  aku memilih cerita ‘ Selamat Jalan Cinta ‘ karya Bunda Yati Rachmat. Sebuah kisah tentang cinta sejati yang tak pernah terbagi meski sang kekasih hati telah meninggalkan alam fana ini.

Penasaran dengan 29 kisah lainya ? Silahkan cek ke toko buku ya…jangan lupa langsung membeli buku bersampul merah muda ini. Dijamin angan melayang ke masa silam. 🙂 Trus,  darimana aku bisa mendapatkan buku manis ini ? Sedikit pamer, aku  menjadi salah satu pemenang di kontes yang di adakan oleh Bunda Yati Rachmat ketika salah satu blognya yaitu Blog Miscellanous berulang tahun ke 4 , ya Beliau mempunyai beberapa blog yang sangat inspiratif.  Hebat ya Bunda Yati Rachmat ini. Alhamdulillah aku mendapatkan buku ini langsung dari penulisnya berikut tanda tangan Beliau. Beruntungnya diriku.

Pengin kenal lebih jauh dengan Bunda yang sangat menginspirasi ini ? Silahkan cek di sini. O, ya Beliau baru saja mendapat Penghargaan ACER Srikandi Lifetime Award. di ajang penghargaan Srikandi Blogger 2013. Weis…makin keren deh Bunda yang satu ini. Sahabat blogger, yuk kita tiru semangatnya dalam berkarya yang tak memperdulikan usia. 🙂

Sumber :

Buku : Cinta Pertama Jilid 1

Karya : Bunda Yati Rachmat dkk

Penerbit : Penerbit Sahabat Kata, Jakarta

Cetakan I : JuniI 2012

Tebal Buku :166 halaman

Iklan

34 pemikiran pada “CINTA PERTAMA

  1. Ananda-ku lieshadie, ya ampuuun.. itu tulisan bunda toh? (bangga dikit). bunda aja baca petikan beberapa baris itu koq ya jadi merinding lho. Huuuh..bunda lebay banget ya. Makasih banget naskah bunda udah jadi postingan an.lieshadie nih. Aku mau panggilnya khusus disini aja “ananda” dit4 lain tetap aja “mak”, hehehe…kan kita Emak-emak toh?

    • Iyaaaaaa…itu tulisan Bunda…pangling yaaa…keren banget Bund…!!!

      …asik aku dipanggil ananda, duh berasa di Bintaro Regency deh..•‧::‧• ♥♏ªƙªsίђ♥ •‧::‧• Ya Bunda…

      Iyaaaaa kita kan emak emak Bund !!! Hehehe

  2. Bunda Yati itu memang energinya luar biasa …
    patut jadi panutan kita-kita yang muda-muda …

    (apa Om ? muda ? )(qiqiqiqi)

    Salam saya Bu Lies

    • Yap ! Btul banget Bunda sangat enerjik…pengin deh kayak beliau…

      Eh Om, kita kan memang masih muda Qiqiqiqiqi

      Kalo kata Om masih eichleken .tsaahhhh apalah aku ga ngerti yg di poto OM HEr itu hahahaha

    • Tergantung nulis kalimatnya sih…keliatan ganjen atau malah bijaksana..biasanya kalo udah sepuh penulisanya lebih bijaksana meski temanya cinta. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s