EKSPRESI BEBAS TAPI TERBATAS


#10daysforASEAN 8 : Filipina dan Kebebasan Berekspresi. 

Kebebasan berekspresi dan kebebasan informasi di negara-negara anggota ASEAN tidak sama. Beberapa negara, termasuk Indonesia, bebas atau longgar dalam hal kebebasan pers dan kebebasan berekspresi bagi para blogger, yang sekarang ini menjadi salah satu alternatif dalam penyebaran informasi atau jurnalis warga. Tetapi ada juga negara yang mengekang kebebasan berekspresi warganegaranya, dan ada negara yang memenjarakan blogger jika tulisannya menentang pemerintahan negaranya.

Bagaimana dengan Filipina? Apakah Filipina termasuk negara yang longgar dalam kebebasan berekspresi dan informasi bagi para warganegaranya, termasuk blogger atau jurnalis warga?

Sampai juga para blogger jadi tema di #10daysforASEAN, asyiklah hahaha…berasa gimana gitu,,, # hayah sok kepedean banget nih saya, kayak blogger bermutu ajah ! Wes lah yuk ah, kita bahas tentang kebebasan berekspresi kita  di ajang yang sangat keren ini…cekidot !

Hari Kebebasan Pers Dunia ( The World Freedom Day / WPFD ), untuk pertama kalinya diperingati pada tanggal 13 Mei 1993. Namun kebebasan pers ini baru bisa di nikmatioleh negara – negara maju saja. Untuk negara di Asia Tenggara baru Filipina yang bisa menikmati kebebasan itu, sedangkan lainya masih terkekang dengan berbagai peraturan pers yang berlaku.

Masih ingatkah peristiwa pembredelan media cetak Majalah Tempo, Editor serta tabloid Detik pada tahun 1994  ? Itu hanyalah contoh kecil dari pengekangan berekspresi para jurnalis kita. Belum lagi terjadinya kekerasan kepada sejumlah wartawan di tanah air. Ini menandakan bahwa kebebasan pers kita belumlah bebas sebebasnya dalam arti tetap bertanggung jawab.

Sudah sudah puluh tahun  peringatan Hari Kebebasan Pers di jalani, kini banyak terjadi perubahan yang sangat berarti bagi sebuah kebebasan berekspresi. Telah banyak negara  ikut memperingati Hari yang sangat di nantikan oleh para awak jurnalis.  Ini terjadi karena  perubahan politik dan ekonomi  serta kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat pada tahun – tahun belakangan ini. Banyaknya sosial media yang menjadi pilihan untuk berekspresi, maka sinyal kebebasan berekspresi itu semakin terbuka bagi semua warganegara.

Sosial media seperti web blog atau lebih di kenal dengan sebutan blog, baik pribadi maupun blog komunitas, telah menjadi sebuah jalan untuk menyalurkan ekspresi secara bebas namun tetap dapat dipertanggung jawabkan. Sebutan blogger cukup membanggakan bagi pemilik blog. Meski demikian belum bisa di jadikan tolok ukur bagi kebebasan pers di negara Asia Tenggara, masih banyak fakta atas kontrol ketat dari pemerintah bagi para insan pers maupun jurnalis warga.

Filipina sebagai negara paling berpengaruh di Asia Tenggara dan paling demokratis se Asia, hal ini menunjukan betapa Filipina sangat  mengapresiasi suara warganegaranya. Meski saya sendiri tidak tahu, apakah di sana juga banyak terdapat blogger seperti di Indonesia, tetapi saya kira bahwa di  jurnalis warganegara sanapun banyak yang menyuarakan kata hatinya melalui blog.

Filipina sebagai salah satu anggota ASEAN yang kuat,  melalui kebijakanya membebaskan warganya untuk berekspresi bebas namun tetap ada batas, diharapkan mampu memberikan kontribusi positif tentang kebebasan pers yang berlaku di negaranya dalam menyebarkan informasi  melalui berbagai media baik offline maupun online, tentang segala hal yang terkait dengan ASEAN ECONOMY COMUNNITY 2015.

Iklan

8 pemikiran pada “EKSPRESI BEBAS TAPI TERBATAS

  1. Sebenarnya asyik juga menikmati kebebasan berkespresi melalui blog atau media sosial lainnya, tapi kalo udah denger rumor tentang pemerintah negara adidaya yang bisa masuk ke akun pribadi siapapun, perasaan bebas itu jadi terusik juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s