OUR PEOPLE, OUR FUTURE TOGETHER !


#10daysforASEAN 9 : Brunei Darussalam

Sudah bisa menduga kan kalau negara yang akan dibahas kali ini adalah negara yang beribukota Bandar Seri Begawan, yang juga juga menjadi negara penyelenggara KTT ASEAN ke-22 pada bulan April 2013 lalu. Dalam KTT ke-22 di Brunei Darussalam itu,  tema yang diangkat adalah “Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan”, dengan pokok perundingan pembangunan badan persatuan ASEAN, dengan tiga pilar yaitu Persatuan Keamanan, Persatuan Ekonomi dan Persatuan Sosial dan Kebudayaan. Pembangunan Badan Persatuan ASEAN itu harus dirampungkan sebelum 31 Desember 2015.

Tema: Dengan ketiga pilar tersebut, bagaimana mencapai tujuan pembangunan badan persatuan ASEAN? Mampukah negara-negara ASEAN mewujudkan Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan?

Para kepala negara ASEAN (kiri-kanan) Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Presiden Myanmar Thein Sein, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Perdana Menteri Laos Thongsing Thammavong, dan Presiden Senat Malaysia Abu Zahar Uhang berjabat tangan saat sesi foto bersama di KTT ASEAN ke-22 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Kamis (25/4). (REUTERS/Bazuki Muhammad)

Konferensi Tingkat Tinggi ( KTT ) ASEAN yang telah dilaksanakan pada bulan April 2013  lalu,  di hadiri oleh para kepala negara ASEAN seperti Bapak Susilo Bambang Yudhoyono dari Indonesia, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Tan Dung, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Presiden Myanmar Thein Sein, Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, Perdana Menteri Laos Thongsing Thammavong, dan Presiden Senat Malaysia Abu Zahar Uhang, bergandengan tangan membahas berbagai macam hal terkait dengan masa depan ASEAN. Tujuan pembangunan badan persatuan ASEAN yang meliputi 3 pilar yaitu :

1. Pilar Keamanan ( ASEAN Security Community -ASC )

Yang mempunyai tujuan untuk menciptakan keamanan, stabilitas dan perdamaian di kawasan ASEAN, meliputi Kawasan Damai, Netral dan Bebas, Menggalang Persabatan antar anggota dan bekerja sama, Menciptakan Kawasan bebas nuklir. Penyelesaian sengketa antar negara anggota yang telah terjadi diselesaikan dengan cara – cara damai, tidak menggunakan militer, diplomasi sehingga  tetap terjaga stabilitas politik melalui ASEAN’S dialogue mechanism dan The ASEAN Regional Forum.

Ketegangan yang tengah terjadi di Semenanjung Korea dengan semakin memanasnya hubungan Korea Utara dan Korea Selatan juga di bahas dalam forum ini, dengan tujuan agar segera hubungan kedua negara segera membaik. ASEAN juga menunjuk Thailand sebagai koordinator dan mediator negara mewakili negara – negara anggota ASEAN untuk melakukan pendekatan ke China terkait dengan sengketa Laut China Selatan yang melibatkan sejumlah negara anggota ASEAN, yakni Vietnam, Filipina, Malaysia, Brunei Darussalam dan Kamboja serta China.

2. Pilar Ekonomi  ( ASEAN Economic Community – AEC )

Isu positif mengenai perdagangan bebas Asean ( AFTA ), merupakan kerjasama ekonomi antar negara ASEAN mencakup beberapa sektor jasa telekomunikasi, komoditi sumber daya alam, pertanian dan kehutanan, energi dan mineral, pengembangan usaha kecil dan menengah, serta sektor pembangunan di segala bidang.

Komunitas Ekonomi ASEAN menekankan pada pembentukan pasar tunggal di mana setiap warga negara anggota ASEAN mempunyai kesempatan untuk bekerja atau membuka usaha di wilayah ASEAN mana pun. Selain itu, sebuah barang bisa memiliki harga yang sama di seluruh wilayah ASEAN demi terciptanya kawasan yang stabil, makmur, dan kompetitif.

3. Pilar Sosial dan Budaya ( ASEAN Socio – Cultural Community )

Komunitas Sosial Budaya ASEAN diharapkan melalui komunitas ini akan terbentuk hubungan saling bekerja sama antar-anggota ASEAN, terutama dalam hal lingkungan hidup, bidang kebudayaan, informasi, pendidikan, sains dan teknologi, tenaga kerja, pemberdayaan perempuan dan pemuda, penanggulan narkotika dan bencana alam. ASEAN berharap melalui pilar ini dapat meningkatkan standar kehidupan bagi negara – negara anggotanya.

Jika seluruh anggota negara ASEAN  memiliki kelebihan dalam hal kemandirian dalam ke -3 pilar tersebut maka, ASEAN dapat mewujudkan kemandirian ekonomi, kemandirian politik, dan kemandirian budaya maka cita – cita bersama yaitu : Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan yang lebih baik dan solid bukan lagi hanya sebagai sebuah wacana.

Sumber :
wikipedia
http://www.antaranews.com
suryaden.com
Iklan

4 pemikiran pada “OUR PEOPLE, OUR FUTURE TOGETHER !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: