STORY BEHIND THE SCENE


Halah, mbaca judulnya aja sok idih banget..hihihi..padahal cuma mau nyeritain tentang kerempongan dan latar belakang kenapa saya  ikutan event #10daysforASEAN yang yang beberapa hari di adakan oleh Komunitas Asean Blogger dan tiap hari  tema nya itu loh  beyaaatttt pemirsah ! Khususnya bagi saya yang cuma tahunya urusan dapur. Hebat deh, yang nentuin tema – tema tersebut, angkat jempol  buat Pak dan Bu Mimin di Asean Blogger. Saya dan peserta lainya kayaknya harus dan wajib bilang WOW !

Sahabat blogger, pasti banyak yang penasaran kan ? Kenapa saya yang emak – emak rempong  ikutan event berat kayak gini, padahal pan biasanya nulisnya sering gak jelas ke mana arahnya. Hahaha. Itu karena di latar belakangi oleh kemalasan yang mendera selama beberapa waktu lalu, tak pernah blogwalking ataupun menulis postingan. Gak tau apa penyebabnya, tiba – tiba aja semangat saya drop – se drop – dropnya. Yang jelas selain memang badan gak fit, pikiran lagi gak fresh.

Nah, dengan mengikuti event tersebut, harapanya sih, semangat jadi terdongkrak dan rajin menulis lagi ada atau tanpa paksaan deadline lomba. Dan apa yang terjadi di setiap hari selama 1o hari kemarin  ? Setiap habis membaca tema yang di tentukan dari hari pertama hingga ke sepuluh yang selalu di tag sama Bu Mimin,  si Emak Puh Indah Juli,  di News Feed pesbukku, mendadak kening berkerut berkali – kali lipat, ga mudeng, bingung, dan mendadak pula keringatan  ! Hahaha. Selain deadline cuma sehari, waktu siangku habis buat bekerja, sorenya mesti urus rumah. Nah, lho ! Lalu kapan yak, cari referensinya..hiks sedih kalo inget itu.

Solusinya ? Ya…curi – curi waktu buat intip – intip referensi di saat bekerja…klik referensi..klik data…klik referensi…klik data…trus klik pesbuk # eh🙂 Tapi dasar otak udah kadung ‘dodol’ kadang – kadang,  tetep aja gak nangkep isi referensi yang bagus – bagus itu. Kulak – kulik koran lawas di gudang tetep gak membantu banyak..ah dasar kalo sekolahnya cuma SD Inpres ya..hahaha.

Wes lah dari pada semangat menulis ngedrop, bisa gak bisa harus di paksain menulis sesuai tema. Persiapanya, tiap malem selepas sholat Isya, bobo dulu deh…nyiapin mata, pikiran  dan badan biar segar dan fit dikit, jam 12 malem  teng alarm kudu di setel kenceng – kenceng, maklum bobo nya kebluk. Hihihi. #kayak cinderella aja yak, jam 12 malem mesti lari terbirit – birit ngejar kereta kencana.

Biar mata agak – agak pedes, ..brosing… nulis..brosing…. nulis, jika ngantuk datang, siapin kopi dan cemilan manis – manis… #saya termasuk yang susah gemuk, so bebas ngemil sesukanya. Jangan tanya reaksi suami tercinta dengan kebiasaan baru ini, paling ‘kejem’ paling nimpuk bantal begitu terdengar suara alarm yang berisik itu.🙂

Ehmmm…ternyata yang begadang nulis ikutan lomba bukan hanya saya tapi hampir 50% deh kayaknya, karena di beranda pesbuk, chatt  atau twit, rame – rame pada ‘curhat’ Hahahaha.  Saling tukar ide tulisan dan referensi !  Ada juga sahabat terbaik saya, yang setia menemani,  biarpun tulisan baru kelar jam 3 dini hari ! itupun belum bisa publish, karena as ussualy jaringan inet di tempatku sungguh sangat memprihatinkan. Hiks ! Peluk erat sahabatku ini ah !

Trus ? Hasil tulisanku bagaimana ? Yaaaa…gitu deehhhh..hehehe. Sering kagak jelas juntrunganya, bundet dan mbulet, # yang belum mbaca silahken mbaca, di jamin tambah mumet, mohon di maapkeun yaaaa…..maklum dulu belum sempat kuliah di jurusan HI sih !

Meski di bela – belain sampai  puyeng, pening dan tempel koyo di mana – mana dan hasil tulisan  jauh dari maksimal apalagi ilmiah,  tapi belum seberapa di banding dengan bertambahnya ilmu, pengetahuan, dan wawasan yang di dapat dari event ini. Saya sangat bersyukur karena dengan mengikuti event ini,  karena  sebelumnya pengetahuan tentang ASEAN ini nol besar !

Langkah yang di tempuh oleh Komunitas ASEAN Blogger ini, sungguh tepat, karena dengan melalui berbagai media sosial berbasis internet, para blogger ( jurnalis warga ) di sepuluh negara anggota ASEAN dapat dengan mudah menyebarkan luaskan informasi mengenai ASEAN khususnya ASEAN ECONOMY COMMUNITY  atau Komunitas Ekonomi ASEAN 2015 . Media sosial selain menjadi wahana komunikasi terkait diskusi sosial-budaya, dapat pula dimanfaatkan untuk berbagai macam isu positif tentang ekonomi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat ke seluruh elemen masyarakat dan berdampak langsung kepada masyarakat. ( copas : aseanblogger.com )

Jadi ,selain menambah ilmu bagi para blogger itu sendiri ( khususnya saya )  tulisan yang terbitpun bisa menjadi  ujung tombak sosialisasi kepada masyarakat tentang ASEAN. So, saya tunggu  event Asean Blogger berikutnya, semoga wawasan saya akan selalu bertambah karenanya. Semangat !

39 thoughts on “STORY BEHIND THE SCENE

  1. Apresiasi atas semangat dan kerja keras Jeng Lies, tantangan super ketatpun dengan mantap direngkuh. Maju terus Jeng, duh bangganya bisa mengenal Jeng Lies via blogging. Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s