RESENSI BUKU : RAINBOW, AKAN SELALU ADA KESEMPATAN KEDUA


Apabila cinta memanggilmu

Ikutlah dengannya, walaupun jalan yang akan kalian lalui terjalin dan berliku.

Dan bila sayap-sayapnya datang merengkuhmu, pasrah serta menyerahlah..

( Sayap-Sayap Patah Sang Nabi, Kahlil Gibran )

***

” Dada Akna terasa panas, penuh dengan kesedihan, kecurigaan, kekesalan yang menimbulkan amarah yang tidak sederhana. Semuanya terkumpul hingga tangannya bergerak tanpa sadar, meninju sekuat tenaga kaca di depannya, menimbulkan suara yang sangat keras, suara benda pecah macam ledakan yang terburai berjatuhan di lantai…PRAAAANG ! “

Itulah gambaran puncak frustasi oleh tokoh Akna sebagai tokoh pendamping tokoh utama, Keisha. Akna dan Keisha pasangan suami istri  yang tengah berbahagia karena akan merayakan ulang tahun pernikahanya yang pertama itu, harus menelan kenyataan pahit, bahwa suami tercinta,  mengalami kecelakaan yang menyebabkan kaki kanannya harus di amputasi.

Keisha, wanita lembut hati bak bidadari tanpa sayap itu, harus bangkit dan terbang  menggapai masa depan. Bukan hal yang mudah   baginya, karena sebelumnya Keisha adalah istri yang selalu dilindungi penuh oleh Akna. Dan kini Sang Pelindung itu telah berubah, bukan saja dari segi fisik tapi juga jiwa yang telah hancur berkeping. Penuh amarah, frustasi, menutup diri dan egois. Ya, Akna telah berubah menjadi monster paling menakutkan dalam kehidupan Keisha.

Suasana kacau balau dalam rumah tangganya tak menyurutkan Keisha untuk tetap berjuang demi tegaknya ekonomi rumah tangga maupun biduk cintanya. Beruntung Keisha memiliki sahabat – sahabat sejati seperti Emi dan Romi, yang bahu membahu membantu mewujudkan cita – cita Keisha untuk memiliki toko offline perlengkapan bayi sekaligus playground. Yang sebelumnya oleh Keisha hanya berupa konsep iseng – iseng, kini serius dijalani bersama sahabatnya demi masa depan yang lebih gemilang.

Badai besar boleh menghadang siapapun makhluk hidup di muka bumi ini, tapi tangan Dia jualah yang paling mampu menyelesaikan atas semua itu. Di kala semua hal  terasa mustahil, keajaiban Allahlah selalu hadir di sana, begitupun dengan rumah tangga Keisha dan Akna. Sungguh  Sang Maha Kuasa tidak akan ingkar janji bahwa sesudah kesulitan akan datang kebahagiaan. Kuncinya percaya kepada Allah dan doa !

***

Seperti apa keajaiban yang di alami Keisha dan Akna ? Boleh kulik novel bersampul nuansa warna jingga setebal 201 halaman karangan Eni Martini sampai tuntas. Novel ringan yang asik buat teman minum teh di sore hari ini, di kemas apik oleh penulisnya. Pembaca di bawa ke dalam kisah kasih sepasang anak manusia melewati badai rumah tangga dengan berakhir bahagia. Rasanya tak beda jauh ketika kita  ikut larut dalam cerita FTV yang sering ditayangkan di sebuah stasiun televisi swasta. Mudah – mudahan ada produser FTV yang tertarik dengan cerita manis dalam novel ini.

Kekuatan dalam novel ini adalah penggambaran konflik batin yang di alami tokohnya dengan detil. Dengan permasalahan yang kompleks namun tetap di sajikan dengan bahasa yang runut, sehingga pembaca tak perlu mengerutkan kening. Bahasa yang dipergunakan pun ringan dan santai,  terlebih dalam novel ini banyak  diselipkan penggalan – penggalan lagu, yang kebetulan juga favorit saya dan suami, membuat saya tak mau beranjak dari tempat duduk demi menyelesaikan membaca novel ini.  Lagu memang selalu mengingatkan hal – hal indah dalam kehidupan kita dan itu membahagiakan.

R2

Beberapa typo di beberapa halaman tak begitu menganggu buat saya, sesuatu yang wajar jika jari kita mengetik ada satu atau dua yang keliru, apalagi beberapa kali saya menemukan buku pada cetakan pertama selalu mengalami hal seperti ini. Namun diharapkan untuk cetakan berikutnya bisa diperbaiki lagi, karena novel ini pasti akan ada cetakan berikutnya dan berikutnya lagi. Amin.

RJudul Buku         : Rainbow, Akan Selalu Ada Kesempatan Kedua

Penulis               : Eni Martini

Penerbit             : PT. Elex Media Komputindo

Tebal                  : 201 hal + iii

Jenis                  : Novel

Cetakan            : I, 2013

ISBN                 : 978-602-02-1609-6

Iklan

17 pemikiran pada “RESENSI BUKU : RAINBOW, AKAN SELALU ADA KESEMPATAN KEDUA

  1. Lagunya Dewa19 ya?

    Tagline-nya mantab: “Akan selalu ada kesempatan kedua”
    Meski masing-masing pribadi dalam sebuah pasangan harus pegang prinsip “no more second chance”, namun demikian manusia tidak luput dari khilaf.
    Sepertinya menarik novel ini.

    *masukin list belanja buku*

    • Bukan Pak Iwan tapi lagu Badai Pasti Berlalu nya Chrisye… 🙂
      Ada juga lagu milik Mariah C dan Lionel Richie..

      Yup ! betul banget dengan memegang prinsip itu..
      Dalam novel ini kesempatan kedua yg di maksud adalah, menghadapi prahara, namun tetap saling setia dan cinta…itulah yang menyatukan mereka kembali pada kesempatan kedua…#penasaran ? list daftar belanja segera laksanakan ! 🙂

    • wah keren deh Bunda Aisykha ini…iya Bund ga papa kalo menurut Bu Guru pantes pakai aja..tapi kalau gak pantes buang aja gih ! hihihi

      Bund aku bua blog Bunda kok susah ya ?

  2. kalau menurut saya dan teman2 typo/kesalahan ketik di sebuah buku bisa merusak mood membaca. suka sebal kalau ada typo hehe..
    novel berbahasa asing biasanya tidak ada typo, karena sebelum masuk percetakan editornya harus memastikan naskahnya bersih dr typo. ini cerita dr teman saya yg publisher 🙂

    • Hehehehe….sebenarnya sih memang begitu ..ini menjadi PR bagi para editor pada Penerbit Mayor maupun Penerbit Indie…beberapa buku yang pernah saya resensi banyak sekali terdapat typo nya…

      Seingat saya baru 2 x kali menemukan buku yang saya resensi yang tanpa typo sama sekali 🙂 ( Buku Best Seller )

  3. Aku senyum2 baca soal membaca buku sebagai teman minum teh di sore hari….sejak punya anak gak pernah lagi minum teh atau kopi sore2 tanpa ‘ditemeni’ anak nih. Apalagi kalo disambi baca buku, pasti deh diisengin anaknya 😀

    • Dulu aku juga gitu Mama Raja, tapi sejak anak-anak beranjak gede dan sudah pada mandiri, kesukaan baca buku jadi lanjuuutt 🙂

      Nanti kalo Raja udah gede plus dedenya juga udah gede pasti deh bisa baca sambil nge teh sama Papa Raja 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s