BUAT PARA CALON IBU


Sungguh sangat membahagiakan menanti kelahiran sang buah hati, pun  ketika saya beberapa tahun lalu merasakan hal serupa, dan saya yakin banyak di antara sahabat blogger yang tengah merasakan kebahagiaan itu. Dua di antara sahabat blogger saya, calon Mama Mibe, Bebe  dan calon Mama Niee,  semoga selalu baik – baik saja dan sehat wal afiat sampai lahiran nanti ya. Duh, pasti lagi deg – deg an menanti sang baby nongol di dunia nan indah ini.

Di antara rasa bahagia itu pastinya juga, banyak persiapan yang di lakukan seperti mencari dokter kandungan dan rumah sakit terbaik dan terpercaya, soalnya ini sugesti juga bagi calon Ibu loh. Jika terasa klik dengan  dokter kandungan dan rumah sakitnya, perasaan akan terasa lebih nyaman dan enjoy saja menjalani serangkaian pemeriksaan kehamilan yang penuh harap – harap cemas.

Dan tentu saja yang paling amazing  adalah pemilihan nama, pengalaman pribadi sih, ternyata bingung juga waktu nentuin nama, meski sudah bawa setumpuk buku kumpulan nama bayi, tetep aja binguuuung ! Semuanya bagus dan indah. Bener enggak ?

Trus, ada lagi masa – masa penantian kelahiran yang sering membuat kalap calon Ibu adalah ketika berbelanja perlengkapan bayi. Penginya satu dept store mau di bawa pulang semua, suka gemes liat perlengkapan bayi yang imut dan lucu – lucu.

Tapi dulu tuh, saya enggak sempet berpikir bagaimana nantinya merawat dan menjaga pakaian dan perlengkapan bayi itu agar tetap awet. Begitu melihat yang lucu – lucu di rak toko,  langsung deh, beli. Padahal merawat dan menjaga barang yang sudah di beli dengan harga yang tidak murah itu super penting, bukan ? Karena bisa dipergunakan  buat adiknya dan adiknya lagi nanti atau bisa juga di berikan kepada saudara, sahabat atau siapapun yang membutuhkan kelak.  Hmmm… kalau saya suka banget menyimpan satu – dua  benda – benda yang bernilai historis seperti perlengkapan bayi ini.

Hal Penting dan  Enggak Boleh Lupa.

Hal paling mendasar untuk diingat oleh calon orang tua utamanya calon Ibu adalah selalu mencuci pakaian untuk pertama kalinya sebelum di gunakan. Jadi jangan langsung di gunakan ya, karena perlengkapan dan pakaian baru itu masih ada bahan kimia, debu atau kotoran yang menempel pada saat di produksi, saat di gudang, saat di ekspedisi bahkan saat di etalase pun, masih riskan akan kotoran yang menempel.

Kulit bayi sangat sensitif dan dapat dengan mudah terinfeksi,  karena pakaian langsung menyentuh kulit, membuatnya rentan menimbulkan reaksi langsung pada kulit bayi. Jadi jangan lupa cucilah selalu segala pakaian / perlengkapan bayi yang masih baru.

Jika terdapat label merk atau label lainnya yang mengganggu, harus di buang terlebih dulu. Namun jika tak mengganggu apalagi label yang berisi tentang  informasi perawatan pakaian ada baiknya untuk tidak membuang label ini, karena justru ini yang wajib diperhatikan untuk keawetan pakaian tersebut. Tiap produsen terkadang menyarankan cara yang berbeda untuk membersihkan pakaian bayi. Alangkah bijaknya jika selalu mengikuti petunjuk yang tertera di label perawatan pakaian untuk mengetahui pengaturan mesin cuci yang sesuai. Dan yang harus di ingat adalah pemilihan sabun deterjen yang lembut dan tanpa pewangi, atau bisa juga menggunakan pelembut pakaian untuk lebih melindungi bayi dari kemungkinan alergi dan iritasi.

Menjaga Perlengkapan Bayi tetap Bersih dan Awet

  • Clodi atau cloth diapers, dulu saya masih sangat asing dengan benda satu ini, namun kini setelah anak – anak makin gede, justru benda ini makin populer saja di kalangan ibu – ibu muda. Ini karena popok jenis ini di anggap lebih hemat biaya dan ramah lingkungan. Mencuci sebelum digunakan pertama kali akan meningkatkan kemampuan penyerapan dari popok. Setelah itu lakukan pencucian secara rutin. Mencuci clodi ini justru lebih baik tanpa menggunakan pelembut karena dapat mengurangi penyerapan. Cara terbaik mencucinya, pertama dalam putaran dingin tanpa deterjen untuk membilasnya, yang kedua kalinya baru menggunakan putaran panas bersamaan dengan deterjen. Pilih deterjen yang hanya meninggalkan sedikit residu.

  • Baju bayi, sama halnya dengan clodi, selalu mencuci baju bayi sebelum pertama kali di gunakan. Jika terdapat noda, misalnya noda krim, minyak telon atau yang lainya, ada cara praktis yang bisa diterapkan, taburkan tepung jagung / maizena atau bedak untuk menyerap minyak terlebih dulu, biarkan sekitar 10 – 15 menit, sebelum mulai mencucinya. Untuk noda urin / ompol bayi, bisa mencampurnya dengan satu sendok ammonia kemudian rendam sebentar, lalu cuci seperti biasa. Peras dengan lembut dan di angin – anginkan saja.

  • Selimut atau alas bayi,  perlengkapan ini bisa dicuci setelah beberapa kali di pakai. Namun jika selimut terkena ompol bayi ataupun ‘pup’, tentu harus segera dicuci. Ada beberapa jenis bahan yang membutuhkan pencucian lembut, untuk yang seperti ini, dapat menggunakan pengaturan ‘hand wash’ pada mesin cuci.

O, ya saya mau berbagi tips yang sangat – sangat  penting, namun terkadang malah lupa bagi para calon Ibu ketika mempersiapkan hari ‘bersejarah’, yaitu hari ‘H’ kelahirang sang buah hati.  Beberapa minggu sebelum hari ‘H’, buatlah daftar perlengkapan bayi yang wajib di bawa saat persalinan, yaitu perlengkapan buat diri sendiri dan perlengkapan bayi tentunya. Masukan semua barang ke dalam ‘tas siap bawa’, letakan di tempat yang mudah terjangkau,  ketika saat membutuhkan.  Pengalaman saya pribadi , begitu terasa akan bersalin dan kontraksi  semakin kuat, tak ada waktu lagi untuk memikirkan apalagi mempersiapkan perlengkapan ini, yang ada ingin cepat  sampai ke rumah sakit dan segera bersalin dan mendengarkan tangis pertama sang buah hati. 🙂

Nah sahabat blogger, utamanya calon Ibu yang sedang menanti sang buah hati, semoga tips – tips sederhana di atas bisa sedikit membatu menyiapkan kelahirang sang buah hati yaa… 🙂

Iklan

15 pemikiran pada “BUAT PARA CALON IBU

  1. Waaah tipsnya telaaat..teteh khan sudah ngga mau punya anak lagi hehee

    Sampai anak 4 itu, yg ngasih nama mas Tri, teteh mah tinggal oke-oke saja, abis bingung pisan nyari nama yg pas di hati hehe

    Cara merawat perlengkapannya, bisa digunaka buat pakaian anak/dewasa juga lho mbak Liees..

    Danke buat tipsnya, bisa buat cucu ntar… Hihi berasa sudah sepuh bangeuuut..

  2. Mba Lies, jadi inget masa-masa menyiapkan kelahiran bayi dulu. Itu ya yang namanya calon ibu emang suka kalap belanja kalo menjelang lahiran. Hihihihi.. Saya sih menemani dengan setia sajah. Hihihi….

    • Pokoknya moment2 seperti itu adalah moment paling ajaib sepanjang sejarah hidup ya Dan…
      Tentang yang kalap – kalap itu pasti hampir semua calon Ibu merasakanya…Percaya deh pasti Papanya Aaqil ini setia setiap saat, meski keluar masuk counter baby..demi idaman sang istri tercintah.:)

  3. Ini namanya sharing yang sangat bermanfaat …
    Semoga Bebe di Helsingborg … Nie di Pontianak … membaca ini dan mengambil manfaat sebanyak-banyaknya

    (juga untuk calon-calon ibu lainnya)

    Salam saya

  4. Sungguh membahagiakan Jeng, momen menunggu kelahiran buah hati.
    Setiap ibu suatu saat jadi calon nenek dan tips inipun sungguh sangat bermanfaat. Salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s