FROM BLAZER TO DASTER


Suatu kali sahabat kecil saya curhat begini, ” Lis, kayanya aku pengin resign aja deh dari kantor ” Terus terang saya dalam hati melonjak kaget, sebab saya tahu betul perjalanan karir sahabatku ini, yang di mulai dari nol banget, selepas SMA langsung merantau ke ibukota tanpa pengalaman secuilpun, pengumumana diterimanya di sebuah Perguruan Tinggi  Negeri pun di abaikan.

Hingga suatu masa kemudian diberi kesempatan untuk meneruskan kuliah lagi di ibukota, semua di jalaninya dengan sungguh – sungguh hingga menambah deretan kesuksesan kerja di perusahaan swasta besar dan ternama. Duduk dalam posisi penting dalam perusahaan tak menggoyahkan niatnya untuk mengundurkan diri dari pekerjaan yang menurut saya, sangat di impikan oleh karyawan – karyawan lain.

Satu hal yang paling penting alasan mengundurkan diri adalah karena si buah hati yang segera menginjak remaja yang tentu lebih banyak membutuhkan perhatian dari kedua orang tuanya. Dari tekad dan niat inilah maka blazer seragam   kebanggaanya di tanggalkan, demi si buah hati sang pemilik masa depan.

Setahun kemudian…………

Bertemu lagi dalam kesempatan yang sangat singkat di terik siang yang menyengat, masih dengan nada riang, sahabat saya  ini, bercerita penuh binar, bahwa kini telah membuka usaha yang dia bilang kecil tapi menurutkan kebalikanya. Ya…sebuah Toko Pakaian Anak – anak, sebagian mimpi besarnya  terwujud sudah.

Toko Pink, saya menyebutnya, ;)

Toko Pink, saya menyebutnya, 😉

IMG_20140201_115449

Di bilangan Grand Pondok Ungu, Bekasi Toko mungil dengan dominasi warna pink – keunguan, warna kesukaan si  pemilik itu, terlihat manis dengan segala pernak – pernik warna – warni khas kanak – kanak, menjadi sangat eye catching di deretan ruko – ruko sebelahnya.

Dengan nama toko inisial kedua buah hatinya Adam dan Rama di singkat menjadi A&R Stock Center, mewakili perasaan kasih yang besar sahabat saya ini kepada mereka. Dan tentu saja usaha ini di dukung penuh oleh suami tercinta.

Tumpukan dan display barang yang menghipnotis saya  ! :)

Tumpukan dan display barang yang menghipnotis saya ! 🙂

Di penghujung senja beberapa hari lalu, kesempatan pertama kali menyambangi usaha barunya ini ,dan begitu melihat koleksinya,  terus terang laper mata itupun menyergap, melihat tumpukan dan display baju – baju mungil, boneka – boneka nan cute, aneka bantal menggemaskan terasa menggoda mata. Beruntungnya, saya sudah tidak mempunyai  batita dan balita lagi. Jadi segala keinginan itupun ter rem dengan sendirinya. 😀

Sebagian koleksi yang saya kulik.. :)

Sebagian koleksi yang saya kulik.. 🙂

Namun dalam hati terbersit juga lho, andaikan rumah saya dekat, pastinya akan sering ke sana sesekali berbelanja untuk keperluan kado atau apapun yang berkenaan dengan stuff cakep – cakep seperti ini.

O,ya soal harga tak perlu khawatir karena dengan harga yang tak terlalu dalam merogoh kantong, ibu dan anak bisa tampil modis penuh gaya, apalagi bagi ibu – ibu muda dan yang masih berjiwa muda, tentu sangat cocok dengan koleksi – koleksi branded di sini.

Cute, manis dan menggemaskan.. :)

Cute, manis dan menggemaskan.. 🙂

Belum selesai takjub dengan baju – baju mungil yang tergantung di sana – sini, di tumpukan belakang yang belum sempat di display mukena – mukena cantik plus kerudung dengan warna -warna teduh, menyita sebagian hati saya. Ah, kapan bisa ke sana lagi dengan waktu lama dan membeli satu – dua buah buat oleh – oleh keluarga  tercinta.

Sepulang dari sana, sayapun makin meyakini bahwa tekad dan niat yang kuat di imbangi dengan jeli melihat peluang, kerja keras serta kreatifitas pasti membuahkan hasil. Contoh nyatanya adalah sahabat saya sendiri, yang tak ragu – ragu  melepas blazer untuk berganti daster, tersenyum sumringah menyambut rupiah. 🙂

 

Iklan

22 pemikiran pada “FROM BLAZER TO DASTER

  1. InshaAllah rejeki mah sudah ada “jatah”nya masing-masing ya mbak Lies… tp salut sama sobatnya mbak Lies itu yg jeli melihat peluang, dan memang tentunya disertai kriteria yg mbak Lies tulis di atas.
    Jadi mbak Lies juga..?? Dr Blazer ke Daster..?? Hehe

  2. pilihan yang diambil tanpa grusa-grusu dan kini menjadi saluran berkat pula bagi sesama
    Cantik2 Jeng Lies, koleksi busana ciliknya
    Salam hangat

  3. saya kagum sama wanita bekerja yang berani mengambil keputusan berhenti bekerja tanpa merasa kehilangan potensi dirinya. kadang saya lihat teman-teman saya yang jadi IRT mulai mengeluh karena merasa bosan berada di rumah. tapi ada juga yang berhasil melewatinya dan bahkan menjadi lebih produktif meski “hanya” berada di rumah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s