#KIDS TODAY : DENGAN BERMAIN, ANAK AKAN TUMBUH KEMBANG OPTIMAL


Sering tanpa di sadari,  sebagai orang tua, kita  terlalu egois memaksakan keinginan – keinginan pribadi kita ke diri anak – anak. Menjejali anak – anak dengan berbagai macam  kegiatan  yang melebihi porsinya. Sekolah full day, langsung mengikuti les ini dan itu, mengerjakan PR dan lain sebagainya.

Belum lagi tuntutan kita agar anak – anak terus  maju bersaing dengan teman – teman sebayanya baik di sekolah maupun di lingkungan lainnya. Tekanan fisik dan mental yang terus menerus seperti ini, tentu akan berdampak buruk pada perkembangan anak – anak kita. Merekapun mengalami stress dengan tingkat yang sama akutnya dengan orang dewasa yang super sibuk, bahkan kabarnya anak – anak yang di lahirkan setelah jaman millenium ini, lebih sibuk daripada orang dewasa. Mereka adalah generasi anak – anak yang sibuk. Mengerikan sekali bukan ?

Bagan peringatan bagi para orang tua, termasuk saya !
Bagan peringatan bagi para orang tua, termasuk saya !

Mari simak film berikut ini, semoga menjadi pembelajaran kita semua.

http://

Bahaya stress anak yang tidak segera di sadari ini, tentu mengakibatkan tumbuh kembang anak tidak optimal. Anak akan mengalami berbagai macam keluhan baik fisik maupun psikis seperti, sering sakit, kehilangan semangat sekolah, murung, dan penyendiri.

Bagaimana solusinya agar anak – anak kita kembali dengan kemampuan alaminya ?

Simak juga film inspiratif  dengan judul ‘ Wajah Bermain ‘ ini , jelas terlhat,  betapa wajah – wajah polos itu penuh binar ceria kanak – kanak yang khas, tanpa beban, lepas  riang dan gembira.

http://

Ya, bermain adalah salah satu relaksasi yang sangat di anjurkan oleh  para ahli, untuk mengembalikan masa kanak – kanak yang semestinya. Kabar baiknya kesempatan bermain walaupun beberapa menit saja, mampu menyeimbangkan dan mengoptimalkan tumbuh kembang serta kecerdasan si anak. Bermain adalah relaksasi bagi anak, ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki kesehatan fisik, mental dan spiritual.

Bagan sederhana aktifitas anak yang seimbang ( credit )
Bagan sederhana aktifitas anak yang seimbang ( credit )

Bermainpun  harus menyenangkan, ajaklah anak – anak bermain aktif bahkan proaktif, maka anak akan segera menemukan kembali eksistensi dirinya dan menjadi anak yang lebih kreatif dan produktif.

Berikan ruang dan waktu bermain buat anak – anak.

” Aku gak mau pulang ke Jakarta, aku mau sekolah di kampung ajah ! ” protes Kayla keponakanku yang berusia 4 tahun beberapa waktu lalu.

Ilustrasi di atas adalah benar adanya bahwa anak – anak perkotaan  merasakan, betapa mereka membutuhkan ruang gerak yang lega untuk tempat bermain, belajar dan berkembang. Ya, alam dan lingkungan sekitarnya adalah tempat bermain dan belajar terbaik bagi anak – anak. Mereka adalah investasi yang tak ternilai, maka  berikan lingkungan ramah anak dan waktu yang cukup untuk menikmati masa – sama pertumbuhannya dengan gembira.

http://

Biarkan mereka  menjadi seorang anak kecil yang sesuai dengan masa dan dunia kecilnya yang indah. Bekali mereka dengan pendidikan, moral, spiritual dan yang terpenting adalah jaga serta jauhkan mereka dari segala kekerasan fisik, kekerasan verbal maupun non verbal. Buatlah anak – anak kita aman, nyaman, sehat dan selamat melewati setapak dalam hidupnya untuk tumbuh  menjadi generasi yang lebih baik di masa mendatang.

http://

Mari kita dukung kampanye #KidsToday Project dari Rinso  atau mau ikut berbagi cerita, gabung di kompetisi Mommies Daily . Dan biarkan anak – anak kita bermain, bereksplorasi, bercanda dengan kotor karena itulah momen emas mereka !

Buah hati saya dengan wajah bermainnya, mengeksplor lingkunganya & belajar itu kotor :)
Inilah buah hati saya dengan wajah bermainnya, mengeksplor lingkunganya & belajar itu kotor 🙂

Referensi :

Rinso Indonesia

Foto koleksi pribadi.

Words : 499

Iklan

44 pemikiran pada “#KIDS TODAY : DENGAN BERMAIN, ANAK AKAN TUMBUH KEMBANG OPTIMAL

  1. Teteh prihatin sama anak-anak di Indonesia, beda bangeut sama anak-anak di sini.
    Setuju bangeut, biar anak tumbuh kembang sesuai dgn usianya.

    Seperti biasa, tulisanmu itu yaaaa…kereeeen…suka bacanya…semoga menang ya mbak Lieees…biar bisa buka akun IG.*lhooo…??* hihi
    Eeh atau jangan2 sudah punya akun IG…:)

    • Anak2 Indonesia sedang banyak yg berduka Teh…baca berita Indonesia memprihatinkan sekali yaa…serem banget !

      Ayayayayayaya…doakan segera punya akun IG. Amin amin amin YRA.

  2. makanya biar kata tinggal di Jakarta, aku memilih sekolah kebun bernuansa alam untuk Samara karena biar dia explore dengan alam dan sering sering ngajakin Samara main di taman dekat rumah.

  3. Diajeng seperti biasa tulisan yang sangat kereeen. Bermain dan tumbuh kembang optimal jadi masa indah buah hati dan keluarga, Sukses ya Jeng Lies. Salam

  4. iya bener, suka kasian bangeet kalau liat anak kecil terus-terusaaan dipaksa belajar..
    Padahal bermain jugakan perlu biar seimbang yah.. smoga makin banyak orgtua yg menyadari akan hal itu lewat tulisan2 seperti ini :))

  5. Bermain … rekreasi …
    saya rasa bukan hanya untuk anak-anak …
    sekali sekala orang dewasa juga harus bermain … berekreasi
    agar hidup seimbang …

    Dan bermain yang paling mengasyikkan adalah … bermain dengan anak-anaknya …

    Salam saya Jeng Lies

    (10/5 : 1)

      • Terkadang saja mbak kangen ngajar, kalau ada Blogger cerita ttg murid muridnya, jadi rindu ngulang deh 🙂

        Anak anak di sini ya menurutku sama seperti anak anak di Indo mbak, namanya juga anak anak ya, cuma mungkin suasana dan budaya di sini berbeda dengan di tanah air.

      • Iya Mbak, coba Mbak buka les Bahasa Inggris di sana…bisa dejavu nanti… 🙂

        Betul sikon negara kita memang sangat lain yaa..Teteh Dewi / Nengwie itu sering cerita juga..

  6. Sudah ditentukan sendiri maa2nya ya Mak, tapi masa bermain itu sampai masa tua pun tetap ada dalam diri kita. Tidak bisa membayankan kalau kecilnya jarang bermain, nanti dewasanya seperti apa?

  7. bermain di masa kini berbeda dengan bermain di masa lalu…masa kini anak2 kebanyakan bermain dengan gadget dan permainan yg sebenarnya sangat tidak edukatif,,dan membuat jiwa mereka semakin kaku dengan lingkungan sekitar…
    sungguh berbeda dengan bermain pada masa dulu,,saat belum ada gadget dan sejenisnya…anak2 bisa bermain sesuatu yg sifatnya mendidik…dan membuat mereka menjadi lebih akrab dengan dunia sekitarnya…
    jadi…untuk bermain-pun…kita harus pandai untuk memilihkan anak2 kita dunia bermain yang sehat, edukatif,,dan membuat mereka lebih mengenal akan dunia sekitarnya….jadi jangan asal bermain…
    keep happy blogging always…salam dari Makassar 🙂

  8. Ping balik: MEMBANGUN KARAKTER POSITIF DAN BAHAGIA DENGAN PERMAINAN TRADISIONAL | Lieshadie's Blog

  9. Ping balik: MEMBANGUN KARAKTER POSITIF DAN BAHAGIA DENGAN PERMAINAN TRADISIONAL | Lieshadie's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s