MAKNA DI BALIK SERUMPUN BAMBU


Sahabat blogger….

Setelah beberapa hari lalu saya bercerita tentang pohon jambu air yang tumbuh di depan rumah, kini giliran cerita tentang serumpun bambu yang tumbuh tak kalah subur   memayungi pojok halaman rumahku. Yap ! Sekitar rumahku masih banyak pohon bambu yang membuat teduh dan menciptakan  keindahan pagi lebih sempurna dengan bias cahaya mentari yang menerobos di sela – sela batang bambu.

Bambu, pohon sederhana namun sarat manfaat ini  ternyata mempunyai banyak makna dalam kehidupan bagi orang Indonesia umumnya dan daerah Jawa khususnya. Faedah Bambu memberikan asupan identitas dan corak peradapan. Bambu dapat dipergunakan dalam berbagai agenda kehidupan seperti sebagai bahan baku  berbagai kerajinan, perlengkapan perayaan tradisional, bahan utama  pembangunan rumah bahkan sebagai pohon bambu yang masih muda ( tunas ) di pergunakan sebagai bahan sayur mayur yang di sebut rebung. Pernah mencicipinya kan ? Lezat bukan, apalagi  untuk isi cemilan khas kota Semarang Lunpia. Wow banget !

Pohon bambu merupakan penahan erosi yang baik, karena akarnya yang liat, juga mampu menyuburkan tanah. O, ya alat musik tradisional Indonesia banyak yang terbuat dari bambu seperti seruling dan angklung. Bambu tak bisa lepas dari budaya kita, untuk itulah saya melarang keras jika pohon bambu  di depan rumah di tebang sembarangan, kecuali jika untuk keperluan tertentu.

Serumpun bambu di pojok rumah

Serumpun bambu di dekat rumah

Dan yang paling penting bagi sejarah bangsa Indonesia adalah bambu sebagai senjata andalan semasa perjuangan nenek moyang kita merebut kemerdekaan tanah air tercinta kita ini. Masih ingatkan dengan senjata bambu runcing ? Kalau sedikit lupa, buka lagi yuk, buku pelajaran sejarah yang sayang jika hanya sebagai penghuni rak buku dan berdebu.

Bambu merupakan kebutuhan yang tak bisa dilepaskan dari kehidupan kita, mulai dari pebangunan / konstruksi, kuliner, budaya, kesehatan, industri, ekonomi juga pertahanan. So, mari kita lestarikan pohon bambu. Minimal menjaganya agar tak cepat punah.

Walaupun pohon bambu mungkin sudah menjadi memori indah bagi teman – teman yang tinggal di kota, di mana tak lagi menjumpai jembatan yang terbuat dari bambu, wajah rumah desa yang khas dengan  dinding dari anyaman bambu atau menemukan kerajinan bambu yang apik dari tangan – tangan terampil warga desa.

Namun jika  ingin memandang liuk gemulai pohon bambu di terpa angin atau mendengar gemerisik daun – daun bambu  atau mengintip bias – bias pagi di sela rumpun bambu, belajar membuat kerajinan bambu, ayolah sesekali bertandang ke rumahku. Pintu rumah selalu terbuka lebar. Tak hanya China yang berjuluk negri tirai bambu, rumah sayapun di penuhi tirai bambu yang mempesona.🙂

27 thoughts on “MAKNA DI BALIK SERUMPUN BAMBU

  1. Enak tuh kalo ngaso di rerumpunan bambu pas siang-siang, tapi kalo malem susasananya ga syahdu lagi, serem iya mbak🙂

    Salam kenal ya mbak, I’m new your reader dari Surabaya…

  2. di sementara daerah …
    pohon bambu itu menyimpan beribu misteri …
    banyak cerita seram di balik serumpun bambu … itu sebabnya … di sekitar rumah saya … tidak ada pohon bambu … untuk hiasan sekalipun …
    kalaupun ada … saya pernah lihat di rumah tetangga … tapi itu dari plastik …🙂

    salam saya Jeng Lies
    (19/9 : 14)

    • Hahahaha…benar banget Om, banyak cerita serem bin misteri di balik serumpun bambu, namun bagi orang desa seperti saya, sudah biasa dan bersahabat dengan alam, tak pernah merasa takut lagi…hehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s