MESJID LOANO, SAKSI SEJARAH SYIAR ISLAM DI PURWOREJO


Mesjid Al Iman mungkin terasa asing di telinga masyarakat Purworejo, namun jika menyebut nama Mesjid Loano, maka segera akan tahu bahwa mesjid yang  berlokasi di Jl. Raya Purworejo – Magelang Km. 7 ke arah utara dari pusat kota Purworejo, adalah sebuah mesjid tua yang dirikan pada sekitar abad XV atau pada tahun 1477 M, pada masa kejayaan Kerajaan Loano, yang dulunya sebagai pusat pemerintahan kota Purworejo pada jaman kerajaan Pajajaran sampai kerajaan Mataram.

Mesjid Al Iman yang lebih dikenal dengan Mesjid Loano

Mesjid Al Iman yang lebih dikenal dengan Mesjid Loano

Mesjid yang di yakini penduduk setempat sebagai mesjid peninggalan Sunan Geseng yang tak lain adalah murid dari Sunan Kalijaga ini, justru lebih tua dari Mesjid Demak  yang didirikan oleh Sunan Kalijaga, yang kemudian menjadi pusat pemerintahan Raja Demak dan pusat syiar agama Islam di Pulau Jawa di masa lalu.

Tampak samping, meski sudah direnovasi tapi masih menyisakan keaslian bangunan lama

Tampak samping, meski sudah direnovasi tapi masih menyisakan keaslian bangunan lama pada jendela

Istimewanya, masih menurut cerita penduduk setempat, bahwa pada puncak mesjid atau yang di sebut Mustoko ( bs,jawa : kepala ) terdapat papan kayu penunjuk arah mata angin, yang berubah – ubah arahnya, yang dipercayai jika terjadi perubahan arah tersebut, menunjukan tempat adanya musibah di Indonesia.  Cuma sayangnya,  ketika  sampai di mesjid ini, saya tak menemukan papan kayu yang dimaksud atau mungkin telah hilang karena aus ditelan pergantian jaman yang telah lebih dari 5 abad, bersamaan dengan syiar agama Islam di Purworejo yang berkembang dan maju dengan pesat.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis : 1001 Kisah Masjid”

Lombamenulis

 

Words : 202

Iklan

5 pemikiran pada “MESJID LOANO, SAKSI SEJARAH SYIAR ISLAM DI PURWOREJO

  1. Wah, sudah berabad-abad usinya. Masih tampak beberapa keasliannya yang khas bangunan Indonesia lama.
    Semoga masuk program cagar budaya pemerintah kota Purworejo sebagai salah satu peninggalan bersejarah.

  2. sejarah peradaban islam di nusantara banyak berpusat di masjid-masjid. sayaaaang banget makin ke sini, justru masjid yang bersejarah itu makin ga keurus. dalam arti, keliatan serem gitu meskipun dibersihin sampe kinclong juga. bukannya diunggulkan oleh pemda, dipromosikan habis-habisan ke masyarakat luas supaya bareng-bareng kembaliin lagi kejayaan masjid sebagai islamic center di tengah kehidupan pribumi.

  3. Saya sudah datang ke sini dan membaca tulisan ini
    Terima kasih telah berkenan untuk ikut meramaikan Lomba Menulis : 1001 Kisah Masjid di blog saya
    Semoga sukses.

    Salam saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s