Blog & Blogger, Kesukaan, Serba - serbi

MERAJUT MANIS BERSAMA TAS GENDHIS


Assalamu’alaikum sahabat blogger…

Lamaaaaaa….gak berjumpa, hampir 2 tahun kayaknya ya..duh sampai blognya mirip mirip gua hantu, cuma tanpa si Buta. Hiks.

Tapi di hari Kemerdekaan kemarin tanggal 17 Agustus 2017, ada semangat baru, ketika sahabat blogger kesayangan Manda mencolek mesra untuk ikutan Arisan Ilmu yang sering di adakan oleh Komunitas Emak- emak Blogger area Yogyakarta untuk saling menjalin silaturahmi antar member juga menambah ilmu pengetahuan dari berbagai macam jenis kegiatan maupun hobi. Ya Arisan Ilmu kali ini bekerja sama dengan Gendhisbag Yogyakarta yang memang beberapa kali bekerja sama dengan Komunitas Emak – emak Blogger, seperti pada ulang tahun KEB beberapa waktu lalu atau juga di event – event sebelumnya. Dan sayangnya pada kesempatan itu saya selalu melewatkan moment -moment keren tersebut dengan berbagai alasan kesibukan. *lalu di sambit tas koper 😁

Dari Purworejo jam 12 siang, pas terik -teriknya matahari dengan dresscode merah putih *serasa jadi anggota Paskib, namun

jangan bayangkan jadi anggun plus tegap langkahnya, tapi saya justru tertidur di sepanjang perjalanan menuju Yogyakarta.😊

Satu setengah jam perjalanan sampailah di Yogyakarta turun di Gamping, lalu tektok an sama Gojek *aplikasinya download dadakan sebelum tertidur di bus. Cus langsung ke showroom Gendhisbag di Jl. Ring road Barat, Ngawen, Trihanggo, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Siapa yang gak tahu Gendhisbag, lha mbak driver Gojek aja langsung tancap gas..berangkaaaat …….tanpa nanya apapun ke penumpangnya lho.Keren deh mbak drivernya yang masih pake baju seragam PNS ini.πŸ‘

Sampai di Gendhisbag…..langsung di sambut Emak – emak blogger lainnya yang duluan hadir ada Mak Lusi Tris, Mak Ima aka Manda, Mak Siti Hairul dan lain – lain. Senang rasanya bisa berkumpul semenjak saya berhibernasi entah kemana dan jadi apa selama dua tahun ini. Hehehe.

BELAJAR MERAJUT ITU TAK ADA BATASAN USIA

Ruangan showroom dengan sentuhan etnik namun modern, membuat kami semua merasa nyaman mengikuti arahan Mbak Rini dan Mbak Wid yang mengajari kami merajut. Mbak Rini mengenalkan alat – alat yang dipakai untuk merajut, oya sebelum kelas merajut di mulai kami mendapat kantung kain berisi segulung benang nylon dan sebuah hakpen atau jarum rajut. Dan horeee…saya mendapat benang nylon warna pink dan voucher belanja tas Gendhis sebesar Rp. 50.000,-. Lanjut……untuk kelas pemula menggunakan hakpen dengan no. 3 atau no. 4, terserah mau pakai no. yang mana, sama saja, terang mbak Rini. Yang penting tangan kita yang luwes dan rileks dalam menggerakan hakpen, imbuhnya. Meskipun sebagai pemula pasti masih kaku dan terlalu menekan hakpen yang akan menjadikan tangan kita terasa kebas jika merajut dalam waktu lama. Ini pengalaman pribadi Mbak Rini yang sudah puluhan tahun bergelut dengan rajutan. Apalagi saya ya…kram tangan wes .

Sesi pertama, kita dikenalkan dengan tusuk rantai yaitu tusuk dasar merajut, dengan cara ambil ujung benang dengan jari telunjuk dan jempol buat simpul di jari tengah, kemudian masukan hakpen pada persilangan benang, ambil benang yang terentang antara jari telunjuk dan jari tengah masukan ke dalam simpul begitu seterusnya. Bingung ya….coba deh ke yucub nya Mak Ima atau ke blognya Makmud Via ada videonyanya. Yes.

Sesi kedua, Mengisi mata rantai, hampir sama dengan sesi pertama cuma melanjutkan dengan mengambil benang yang sudah menjadi mata rantai untuk dikaitkan di benang baru begitupun untuk sesi ketiga dan empat, prinsipnya sama cuma dengan arah bolak balik.

Sebagai yang awam rajutan saya selalu takjub dengan kerajinan satu ini. Yakin banget kalau pembuatnya pasti sabar, ulet, tekun, luwes dan berjiwa seni. Seperti cerita Mbak Rini yang menjadi perajin, pengepul sekaligus pengajar di kelas kelas rajutan baik di wilayah Yogyakarta maupun di luar wilayah Yogyakarta.

Saya mengenal rajutan sejak kecil tapi memegang hakpen dan belajar merajut di usia yang tak lagi muda, tapi lagi – lagi kata Mbak Rini, tak ada kata terlambat untuk belajar apapun termasuk belajar merajut.

See, belajar apapun dengan rasa senang pasti akan menghasilkan sesuatu yang membuat kita bahagia. Bahkan mungkin Gendhisbag adalah salah satu contoh dari sebuah kegiatan menyenangkan yaitu merajut menjadi sebuah bisnis yang berdaya ekonomi tinggi bukan hanya untuk ownernya saja tapi juga melibatkan masyarakat sekitar .

GENDHIS BAG

Siapa yang tidak kenal dengan brand lokal ini, cung ! Nah kan….iyaaa…..semua kenal tas Gendhis. Yup yup…memang femes…rajutan dengan desain modern memang cocok untuk kalangan yang mudeng fashion, eh saya termasuk cuek soal fashion tapi mudeng juga ding. Dan biasanya yang memakai tas dengan ikon GD itu para sosialita artinya Gendhis Bag itu brand lokal yang berkelas.

Jadi jika mau naik kelas, segera meluncur ke showroom Gendhis bag jika bertempat tinggal di Yogyakarta dan sekitarnya atau jika sedang berkunjung ke Yogyakarta mampirlah sejenak pasti betah. Jika jauh dari Yogyakarta tidak usah khawatir segera follow Instagram Gendhis bag atau ke webnya. Eh iya Gendhis bag juga welcome buat Reseller lho.

Hiyaaaaa……gak rugi kemarin ikut Arisan Ilmu di Gendhis bag….dapat ilmu baru….wawasan baru…..dan siapa tahu dapat bisnis baru dengan harapan berbuah manis seperti Tas Gendhis.

Amin Ya Rabbal alamin

Photo by : Me and Manda thankiss ya..

#gendhisbag #arisanilmu #KEB #Emak2blogger

13 tanggapan untuk “MERAJUT MANIS BERSAMA TAS GENDHIS”

  1. MakLies, rasanya berabad ya kita tak berjumpa, hahahaha. Alhamdulillaaahh ada kesempatan belajar ngrajut sekalian silaturahmi. Terima kasih menyempatkan ya makLies, walo lupa blm poto wefie ya kita. Sampai jumpa di next event yaaaa ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s