MERAIH IMPIAN KELUARGA HARMONIS BERSAMA HIJUP DAN RESIK V


Rumah tangga yang harmonis adalah impian semua orang, tak terkecuali saya. Dan untuk mewujudkannya memang tak semudah upload foto di instagram. Ya iyalah, Buk. Banyak hal yang harus di pelajari dan di mengerti, karena berumah tangga bagi saya justru memulai belajar tentang hidup dan kehidupan sepanjang masa bersama pasangan.

Baca lebih lanjut

Iklan

MESJID LOANO, SAKSI SEJARAH SYIAR ISLAM DI PURWOREJO


Mesjid Al Iman mungkin terasa asing di telinga masyarakat Purworejo, namun jika menyebut nama Mesjid Loano, maka segera akan tahu bahwa mesjid yang  berlokasi di Jl. Raya Purworejo – Magelang Km. 7 ke arah utara dari pusat kota Purworejo, adalah sebuah mesjid tua yang dirikan pada sekitar abad XV atau pada tahun 1477 M, pada masa kejayaan Kerajaan Loano, yang dulunya sebagai pusat pemerintahan kota Purworejo pada jaman kerajaan Pajajaran sampai kerajaan Mataram.

Mesjid Al Iman yang lebih dikenal dengan Mesjid Loano

Mesjid Al Iman yang lebih dikenal dengan Mesjid Loano

Mesjid yang di yakini penduduk setempat sebagai mesjid peninggalan Sunan Geseng yang tak lain adalah murid dari Sunan Kalijaga ini, justru lebih tua dari Mesjid Demak  yang didirikan oleh Sunan Kalijaga, yang kemudian menjadi pusat pemerintahan Raja Demak dan pusat syiar agama Islam di Pulau Jawa di masa lalu.

Tampak samping, meski sudah direnovasi tapi masih menyisakan keaslian bangunan lama

Tampak samping, meski sudah direnovasi tapi masih menyisakan keaslian bangunan lama pada jendela

Istimewanya, masih menurut cerita penduduk setempat, bahwa pada puncak mesjid atau yang di sebut Mustoko ( bs,jawa : kepala ) terdapat papan kayu penunjuk arah mata angin, yang berubah – ubah arahnya, yang dipercayai jika terjadi perubahan arah tersebut, menunjukan tempat adanya musibah di Indonesia.  Cuma sayangnya,  ketika  sampai di mesjid ini, saya tak menemukan papan kayu yang dimaksud atau mungkin telah hilang karena aus ditelan pergantian jaman yang telah lebih dari 5 abad, bersamaan dengan syiar agama Islam di Purworejo yang berkembang dan maju dengan pesat.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Menulis : 1001 Kisah Masjid”

Lombamenulis

 

Words : 202

INILAH ISI TAS SAYA


Tas dan saya adalah bagian yang tak terpisahkan, mungkin juga bagi jutaan umat manusia di dunia ini. Tas adalah bagian dari hidup dan gaya hidup. Seperti juga yang lainnya sayapun tiada hari tanpa tas . Banyak teman bilang saya ini orangnya simpel. Yes, rite ! Begitu juga yang saya tulis di profil akun twitter, tapi soal tas, mungkin saya agak – agak emak alay. Sedari masa sekolah sampai masa tua…..hihihihi tua yah ? Ya memang sudah tua, pilihan tas jatuhnya selalu tas besar – besar namun masih sedep dipandang mata jika saya pakai dalam segala macam acara. Kenapa ? Saya orangnya rempongan sodara – sodara…..

Yang kedua, tas saya harus ever long lasting, jadi memilih dari material yang awet dan kuat , model, klasik, warna netral dan yang paling penting bisa memuat banyak barang. Hampir semua tas saya baru ganti setelah tas bener – bener bluwek dan sangat tak layak sandang atau ganti tas karena tas kesayangan di gondol maling. #pengalamanpahit. Baca lebih lanjut

KERLIP DUNIA IKA KOENTJORO


 

Serta merta dengan tergesa, membetulkan kerudung lebarnya yang membingkai wajah manis menyambut saya di pintu gerbang, tatkala dengan sengaja saya datang ke rumah sekaligus tempat usahanya tanpa memberi kabar terlebih dahulu. 🙂

Cerita itu berawal ketika saya diam – diam mengagumi postingan – postingan di dalam blognya yang humanis sekaligus agamis. Dan sekali waktu menemukan postingan yang bercerita tentang betapa repotnya wira – wiri Jogjakarta – Purworejo, mengurus putra sulungnya yang bersekolah di Jogjakarta, sedang Mak Ika tetap tinggal di Purworejo.

Dan entah lewat email atau apa saya lupa, tiba – tiba kami saling bisa tukar PIN BB dan saling bertanya tempat tinggal, yang akhirnya saya segera meluncur ke rumah Mak Ika, begitu tahu tempat tinggalnya tak jauh dari kantor saya.

Rasanya seperti apa ketika sesama blogger bertemu dan dalam komunitas yang sama pula, padahal di kota kami mungkin cuma kami yang di persatukan dalam komunitas yang sama.  Persis seperti api nyamber bensin. Blup ! Menyalakan semangat. Menemukan oase. Menyatukan cerita. Baca lebih lanjut

YUK, KLIK 5 ITEM IMPIANMU DI LAZADA


Assalamu’alaikum sahabat blogger….

Bagaimana wiken kemarin ? Asik tentunya ya…dan mmmmm hari ini Senin tangal 1 Februari 2016, hari baru,  bulan baru semangat juga baru, karena……..??? Tanggal muda ! #krik, buat yang  gajian, dompet pastinya sedang kembung – kembungnya, bagi yang  gak gajian pastinya juga tebel dong ya……kan para suami selalu baik hati dan tidak sombong rajin menabung plus rajin nafkahin kita ya kan ? Kan ? Kan ? So, mari kita blanja – blanji sesuka hati. 🙂 #Tok ! dijitak suami Baca lebih lanjut

HER FIRST LOVE


Assalamu’alaikum sahabat blogger…

Pagi menjelang siang nih, dari beberapa hari lalu udah pengin posting aja..apa yang sedang berkecamuk di dalam dada, cuma belum ‘klik’ sama waktu dan kesempatan. Jadi baru siang ini deh mau nulis tentang kisah Sulungku.

Saya mesti tersenyum – senyum dulu nih, sebelum mau mulai cerita….akhirnya saya juga melewati fase ini, di mana anak – anak saya mulai jatuh cinta… 🙂 Baca lebih lanjut