WEEKLY PHOTO CHALLENGE : FAMILY


Cat's family

Cat’s family

What is family? For some, family is defined by genetics. For others, it is simply those with whom you share a bond of love.

And,¬† if you wanna see a lot abaut family, please click here… ūüôā

Iklan

BERMAIN PERMAINAN TRADISIONAL ? SIAPA TAKUT !


Dunia anak adalah dunia bermain, beragam permainan dan alat bermain yang ada,  dari yang tradisional sampai dengan yang modern. Terkadang terbersit rasa bangga bila melihat si Kecil sudah mengenal dan jago bermain video games, play station ( PS ), ataupun game komputer /  gadget dengan lincah. Memang banyak hal positif dapat di ambil dari  permainan modern tersebut seperti melatih kemampuan motorik dan pengenalan teknologi terkini kepada anak. Namun tidak sedikit pula berdampak negatif.

Maka ada baiknya kalau kita mengenalkan beberapa permainan tradisional kepada si Kecil, karena ada banyak sekali  manfaat positif yang diperoleh saat memainkanya. Selain mereka menjadi anak yang sehat, aktif, kreatif dan ceria, permainan tradisional juga mengasah kemampuan otak, kemampuan membuat strategi, sikap mudah bersosialisasi, dan membangun EQ. Baca lebih lanjut

PERAN INDONESIA UNTUK ASEAN ( Jakarta, are you ready ? )


 
Ibukota tercinta  Jakarta !Tema #10daysforASEAN : Jakarta, Diplomatic City of ASEAN
Indonesia adalah negara terakhir yang dijadikan tema dalam lomba Blog #10DaysforASEAN yang diadakan oleh ASEAN Blogger Chapter Indonesia bersama dengan beberapa sponsor di antaranya US Mission.
Untuk tema kali ini dipilih Jakarta, ibukota negara Indonesia, yang juga menjadi markas ASEAN Secretary bertempat di Jalan Sisingamangaraja 70 A, Jakarta Selatan.  Keberadaan markas ASEAN Secretary di Jakarta merupakan suatu kepercayaan bahwa Indonesia bisa menjadi penghubung antar negara-negara anggota ASEAN atau Diplomatic City of ASEAN.
Menurut teman-teman blogger mengapa Jakarta bisa terpilih sebagai Diplomatic City of ASEAN? Apa dampak positif dan negatifnya bagi Indonesia khususnya Jakarta? Kesiapan apa saja yang perlu dilakukan oleh Jakarta sebagai tuan rumah dari Perhimpunan Bangsa-bangsa ASEAN?

Baca lebih lanjut

SINGAPURA – MALAYSIA, BERDAMAILAH !


#10daysforASEAN 7 : Singapura dan Problematiknya

Tahun 2015 diharapkan ASEAN menjadi satu komunitas tunggal, yang merangkul seluruh negara di ASEAN.  Namun di antara anggota ASEAN, ada juga yang memiliki sengketa antar negara, terutama terkait dengan perbatasan antar negara. Seperti yang terjadi dengan Singapura dan Malaysia.

Singapura mempunyai sengketa perbatasan dengan Malaysia pada pulau di pintu masuk Selat Singapura sebelah timur. Ada tiga pulau yang dipersengketakan, yaitu Pedra Branca atau oleh masyarakat Malaysia dikenal sebagai Pulau Batu Puteh, Batuan Tengah dan Karang Selatan. Persengketaan yang dimulai tahun 1979, sebenarnya sudah diselesaikan oleh Mahkamah Internasional tahun 2008, dengan menyerahkan Pulau Pedra Branca kepada pemerintahan Singapura. Namun dua pulau lagi masih terkatung-katung penyelesaiannya dan penyerahan Pedra Branca itu, kurang diterima oleh Masyrakat Malaysia sehingga kerap terjadi perselisihan antar masyarakat.

Bagaimana menurut teman-teman blogger penyelesaian konflik ini terkait dengan Komunitas ASEAN 2015? Tulis pendapat teman-teman dalam satu postingan dengan tema di atas. Baca lebih lanjut

HIKAYAT BUDAYA NEGERI SERUMPUN


Sudah pernah berwisata ke Candi Borobudur? Menurut penjelasan ahli sejarah, relief Borobudur ada kemiripan dengan Candi Angkor Wat, yang berada di Kamboja. Padahal, Borobudur dibangun 3 abad sebelum Angkor Wat ada.  Apakah ini menandakan bahwa negara-negara di ASEAN itu serumpun?

Jawaban pertanyaan pertama, sudah dan berkali ‚Äď kali, karena letak Candi Borobudur dari tempat tinggal saya, cukup di tempuh dengan perjalanan paling lama satu jam, menggunakan angkutan umum, jika menggunakan kendaraan pribadi, hmmmm…tentu lebih cepat sampai ke bangunan megah warisan budaya leluhur ¬†kita yang termasyhur itu. Baca lebih lanjut

Undangan yang tak bisa kupenuhi


Sahabat blogger, pernahkah kalian merasakan kecewa atau menyesal karena tak bisa memenuhi suatu undangan ? Entah itu undangan rapat, undangan pernikahan, ataupun sekedar kumpulan di lingkungan RT.

Mungkin sering juga ya, karena sesuatu dan lain hal kita tak bisa hadir memenuhi sebuah undangan. Seperti galaunya aku sore hari ini :(.  Ada notif email dari transtv yang isinya begini :

Selamat anda terpilih sebagai salah satu blogger yang kami undang
untuk menghadiri acara “100 Blogger Nobar IMB”
Nama anda sudah tercantum di :
http://blogdetik.com/2013/01/11/inilah-100-blogger-yang-terpilih-untuk-nobar-imb/untuk itu kami tunggu kehadiran anda pada :
Hari / Tanggal : Sabtu, 12 Januari 2013
Jam : 14.00 WIB – Selesai
Tempat : Gedung TRANS TV lantai 3A,
Jl. Kapten Piere Tendean KAV 12-14 Jakarta
Dress Code : Bebas Rapi
Apabila anda mengundurkan diri, harap menginformasikan panitia
melalui email
program@detik.com agar bisa digantikan dengan pendaftar lainnya.
atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih
ttd,
panitia #BloggerNobarIMB

Huwahuwahuwa….seneeeeeengggg bangeeeettttt, impian bertemu dengan sahabat- sahabat blogger setanah air, nyaris terwujud. Namun sayang sekali, karena sesuatu dan lain hal aku gak¬† bisa datang memenuhi undangan cihuy tersebut. Hiks !

Sambil nulis balasan email pengunduran diri ke program@detik.com,¬† rasanya kibod mendadak jadi berat dan alot. Huhuhuhu ūüė¶

Sahabat blogger doakan saya bisa melewati kekecewaanku ini yaa ? # hayaahhh lebaaayyyy… ūüôā

 
‬

Liburan anak – anak yang mur – mer ala saya


Tiap musim liburan sekolah seperti ini, aku selalu berfikir panjang ¬† ‘Apa ya, yang membuat liburan anak – anak itu kreatif, unik dan bermanfaat sekaligus murah ‘.Ada banyak pilihan sih sebenarnya, seperti yang sering kubaca – baca di majalah keluarga, cuma terkadang terkendala beberapa faktor, selain situasi dan kondisi terkadang faktor finansialah yang menjadi faktor utama. hahahaha¬† # program ikat kencang dompet saya !.

Maklumlah di jaman seperti ini untuk liburan yang dekatpun ongkos perjalanan dan biaya masuk ke suatu tempat atau wahana tergolong mahal, karena tak mungkin kami hanya mengajak anak – anak¬†¬† saja .Kurang seru rasanya¬† kalo gak bersama keponakan –¬† keponakan dan sepupu – sepupu¬† lainya, karena rumah kami yang saling berdekatan. Jadi bisa di bayangkan biaya yang akan kami keluarkan bila musim libur ini tiba.Nah, keadaan seperti itulah yang kadang memaksa saya untuk berfikir panjang jika mengajak mereka berlibur ke suatu tempat.

Untuk musim liburan kali ini, kami tak mengajak anak – anak untuk pergi keluar kota , tapi tetap di rumah dan tetap belajar. Di samping keadaan finansial belum memungkinkan untuk pos liburan, kami juga ingin mengajari mereka untuk mengisi liburan dengan melakukan aktifitas – aktifitas yang hemat, menyenangkan dan bermanfaat di kemudian hari. Baca lebih lanjut